Pixel Codejatimnow.com

Jamaah Haji Termuda Lamongan Gandeng Ayah Cium Ka'bah tapi Sedih, Kenapa?

Editor : Zaki Zubaidi  Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Alfian saat mengabadikan momen di depan Ka'bah bersama sang ayah. (Foto: Alfian for jatimnow.com)
Alfian saat mengabadikan momen di depan Ka'bah bersama sang ayah. (Foto: Alfian for jatimnow.com)

jatimnow.com - Muhammad Alfian Pambudi (18), jamaah haji termuda asal Lamongan mengurai cerita menyentuh Ka'bah saat menunaikan ibadah haji bersama kedua orang tuanya.

Alfian yang masih berusia belia tersebut menceritakan bahwa ia bersama sang ayah diberi kesempatan dan kemudahan untuk bisa menyentuh hingga mencium Baitullah.

Momen itu sangat berkesan bagi jamaah haji mudah ini. Belum lagi saat musim haji jamaah membludak dan tak memungkinkan untuk mendekat ke Baitullah.

Sayangnya momen itu tak dapat dirasakan dengan sang ibunda yang terhalang kondisi kesehatan yang dimilikinya.

Tahu kesempatan mencium Baitullah sulit dan sulit terulang, Alfian kemudian menumpahkan semua doa dan impianya di depan tempat mustajab tersebut.

Baca juga:
Manfaat Vaksinasi sebelum Ibadah Haji dan Umrah

"Rasanya sulit terulang, mendekat dan mencium Ka'bah itu saat awal pertama menginjak kaki di Masjidil Haram, kebetulan saat saya sama ayah ibu di hotel," ungkap Alfian lewan ponselnya, Selasa (4/6/2024).

Meski senang bisa menyentuh Ka'bah, Alfin mengaku masih menyimpan kesedihan karena sang ibunda kesulitan untuk menunaikan ibadah bersama ia dan ayahnya.

"Iya ibu di hotel, jarak hotel ke Masjidil Haram cukup jauh nge-bus itupun masih jalan kaki, tapi tidak apa-apa yang penting besok rukun hajinya dijalankan semua," urai Alfian.

Baca juga:
Perjuangan Tukang Pijat Tunanetra di Bangkalan Nabung 12 Tahun untuk Naik Haji

Di sela-sela perbincangan, Alfian membagikan kabar bahwa saat ini kondisi di Arab Saudi tengah di terpah cuaca panas ekstrem.

"Ya mas hawa panas gejalanya watuk pilek, makanya kesehatan ayah ibu saya perhatikan terus agar puncak haji besok berjalan lancar," ujarnya.