Pixel Codejatimnow.com

Manfaatkan Media Sosial, Peternak Lamongan Raup Cuan di Momen Idul Adha

Editor : Yanuar D  Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Peternakan BUMDes Gempolpading, Pucuk, Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Peternakan BUMDes Gempolpading, Pucuk, Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kemudahan promosi melalui jejaring online dimanfaatkan oleh peternak di Lamongan. Di luar dugaan, upaya itu mampu mendatangkan cuan lebih.

Adalah, Miftahul Firdaus pengelola peternakan BUMDes Gempolpading, Kecamatan Pucuk, Lamongan. Pria yang juga seorang Kades di desa tersebut mengaku bahwa keutungan dari pasar online membuat kambing peliharaannya laris manis.

"Ini merupakan keberkahan tersendiri bagi peternak kambing, di tengah banyaknya masyarakat yang mencari hewan kurban," kata Mifta, Kamis (6/6/2024).

Dijelaskan Mifta, sistem pemasaran secara online dengan memanfaatkan media sosial, membuat pembeli tidak hanya berasal dari Lamongan.

"Pembelinya dari mana-mana. Kapan hari juga ada tengkulak dari Surabaya datang ke sini," tuturnya.

Baca juga:
Pertamina Tambah 330.800 Tabung LPG 3 Kg untuk Kediri Raya Jelang Idul Adha

Lebih lanjut Mifta menyampaikan, keunggulan kambing di peternakan Bumdes Gempolpading, adalah perawatan yang benar-benar maksimal.

"Kami sangat memperhatikan kebersihan kandang. Pengecekan kesehatan juga rutin dilakukan, hingga pemberian pakan dan tambahan nutrisi," ujar Mifta.

Baca juga:
Kambing Dormas di Jember Banyak Diburu Pembeli Jelang Idul Adha

Mifta berharap, berkah Idul Adha pada tahun ini bisa berdampak pada sektor ekonomi desa dan kesejahteraan para peternak kambing yang ada di Lamongan.

"Untuk harga, dibanderol mulai dari Rp2 juta hingga Rp4 juta per ekor. Tergantung ukuran dan berat kambing yang diinginkan," bebernya.