Pixel Codejatimnow.com

Perjuangan Tukang Pijat Tunanetra di Bangkalan Nabung 12 Tahun untuk Naik Haji

Editor : Zaki Zubaidi  Reporter : Fathor Rahman
Hotijah naik haji setelah menabung selama 12 tahun. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Hotijah naik haji setelah menabung selama 12 tahun. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Hotijah, nenek tunanetra berusia 84 tahun asal Desa Lergunong Kecamatan Klampis, berangkat haji hari ini, Sabtu (8/6/2024).

Perempuan yang hidup sebatang kara ini, sehari-hari bekerja sebagai tukang pijat. Dari hasil pekerjaan itulah, ia kumpulkan sebagian uangnya untuk beribadah haji.

Di musim haji kali ini, ia berkesempatan mendapat giliran berangkat ke tanah suci. Ia akan berangkat beribadah haji ditemani keponakannya, Subairi (41).

Subairi mengatakan bibinya sejak awal berniat untuk naik haji. Bahkan, Hotijah menabung selama 12 tahun untuk bisa berangkat haji.

"Uang untuk naik haji ini murni hasil beliau memijat. Dikumpulkan mulai dari Rp5 ribu sampai Rp20 ribu," ujarnya.

Baca juga:
Manfaat Vaksinasi sebelum Ibadah Haji dan Umrah

Ia mengatakan, Hotijah juga sempat berjualan makanan dengan berkeliling kampung. Namun, setelah kondisi penglihatannya berkurang, Hotijah memutuskan untuk menjadi tukang pijat.

"Iya, dulu sempat jualan permen jajan dijual keliling kampung," imbuhnya.

Subairi menyampaikan, ia dan keluarganya membantu Hotijah mempersiapkan seluruh kebutuhan untuk ibadah haji. Mulai dari dokumen serta keperluan Hotijah selama ibadah haji juga ia bantu siapkan.

Baca juga:
Jamaah Haji Termuda Lamongan Gandeng Ayah Cium Ka'bah tapi Sedih, Kenapa?

"Alhamdulillah hari ini kami berangkat. Semoga semuanya lancar dan kembali ke Tanah Air dengan selamat," pungkasnya.