Pixel Codejatimnow.com

Salon Hewan Kurban Ponorogo: Rawat Kambing seperti Klinik Kecantikan

Editor : Endang Pergiwati  Reporter : Ahmad Fauzani
Salon perawatan untuk kambing kurban menjelang Idu Adha di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com).
Salon perawatan untuk kambing kurban menjelang Idu Adha di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com).

jatimnow.com - Dalam persiapan menyambut hari raya Idul Adha, sebuah salon hewan kurban dibuka oleh peternak kambing, Ahmad Jumali, di Desa Winong, Kecamatan Jetis, Ponorogo.

Salon tersebut adalah salon khusus untuk kambing jantan mendapat perawatan layaknya di klinik kecantikan. Si pemilik salon, Ahmad Jumali, memberikan layanan perawatan khusus, seperti mandi, keramas dengan shampo dan creambath, agar kambing-kambing tersebut terlihat bersih dan menarik.

Dalam pantauan di lokasi, Ahmad Jumali tampak sibuk merawat 130 ekor kambing jantan yang siap untuk dikurbankan. Setiap tujuh sampai sepuluh hari sekali, kambing-kambing tersebut mendapatkan perawatan layaknya di salon.

Usai dimandikan, dan keramas dengan shampo dan creambath, kambing-kambing itu dijemur di bawah sinar matahari pagi agar lebih sehat dan bugar.

Menurut Ahmad Jumali, perawatan ekstra ini dilakukan untuk memuaskan pelanggan dan memenuhi syariat Islam yang menyebutkan bahwa hewan kurban harus sehat dan bersih.

"Biar lebih bersih juga. Gak terlalu bau kambing," ujarnya, Senin (10/6/2024).

Tak hanya menjaga kebersihan hewan maupun kandang, Ahmad Jumali juga memberikan nutrisi bagi kambing-kambing tersebut, terutama yang akan dijadikan hewan kurban.

Baca juga:
PKS Jatim Sebar 200 Ribu Paket Daging di Momen Idul Adha 2024

“Kami memberikan perawatan ekstra terutama dalam kebersihan demi memuaskan pelanggan. Apalagi kebersihan hewan kurban merupakan salah satu syariat Islam," paparnya.

Meskipun beberapa kambing sudah memiliki pembeli, Ahmad Jumali tetap bertanggung jawab untuk menjadga kesehatan dan kebersihan kambing-kambing tersebut.

“Tanggung jawab kami sampai di hari H dan kewajiban kami mengantarkan sampai di lokasi, terutama halaman masjid atau mushola," tambahnya.

Harga kambing-kambing ini bervariasi, berkisar antara Rp2 juta hingga Rp5 juta, disesuaikan dengan budget calon pembeli. Salah satu calon pembeli, Devita Januaristi, mengaku sebagai pelanggan tetap di tempat itu, karena kambing-kambing yang dijual selalu sehat dan bersih.

Baca juga:
DPD NasDem Surabaya Bagikan 718 Paket Daging Kurban pada Idul Adha 1445 Hijriyah

“Kambingnya bersih dan sehat, bisa termasuk kriteria untuk kurban. Jadi rekomendasi, kandangnya juga tidak bau," ungkapnya.

Inisiatif "salon" hewan kurban ini tidak hanya menarik perhatian banyak warga, tetapi juga menjadi contoh nyata dari kesadaran pentingnya kebersihan dan kesehatan hewan kurban sesuai dengan ajaran agama. Diharapkan, praktik ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya agar merawat hewan kurban dengan lebih baik.