Pixel Code jatimnow.com

Pelaku Curanmor Asal Jember Diringkus Polisi, Modusnya Pura-pura Beli Nasi

Editor : Endang Pergiwati   Reporter : Sugianto
Tersangka spesialis ranmor asal Jember (Foto: Tangkapan layar kamera CCTV for jatimnow.com))
Tersangka spesialis ranmor asal Jember (Foto: Tangkapan layar kamera CCTV for jatimnow.com))

jatimnow.com - Usai berhasil menggasak hasil curiannya, tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal Jember langsung kabur ke luar kota.

Pelaku curanmor tersebut, yakni SR asal warga Desa Banjarsari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, yang kini berhasil diamankan.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember, Ipda Harry Sasono mengatakan, tersangka biasa melancarkan aksinya di tempat umum, saat calon korban lengah.

Demikian pula saat mencuri sepeda motor di warung nasi di wilayah Gumukmas dan terekam kamera CCTV. Tersangka berpura-pura membeli nasi, dan saat pemilik menyiapkan makanan, pura-pura keluar dan membawa sepeda motor yang diparkir.

"SR langsung kabur ke Probolinggo. Setelah dikejar ke Probolinggo, ternyata yang bersangkutan sudah berada di Madura," kata Harry, Selasa (11/6/2024).

Baca juga:
Bawa Kabur Motor Usai Ajak Check-in Korban, Pria Sidoarjo Ditangkap Polisi

Begitu juga saat dikejar ke Madura, tersangka malah kembali ke Jember.

"Saat di rumahnya itulah, tersangka diamankan di rumahnya," terangnya.

Saat diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya, jika mencuri motor milik korban Imroatus Sholihah warga Gumukmas.

Baca juga:
Kenalan Via Aplikasi, Motor Wanita Lamongan Digondol Teman Kencan saat Check In

Tersangka tidak hanya beraksi di Kecamatan Gumukmas, juga sudah berkali-kali beraksi di tempat lain, yakni di Jember dan Lumajang bersama dengan temannya yang DPO.

Polisi mengamankan 1 unit sepeda motor milik korban. Atas perbuatannya, SR dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

SD Negeri di Tulungagung Ini Hanya Dapat Satu Murid Baru
Wiyata

SD Negeri di Tulungagung Ini Hanya Dapat Satu Murid Baru

Minimnya minat masyarakat menyekolahkan anak di SDN 2 Sembon Tulungagung dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya kondisi fisik sekolah yang dinilai kurang menarik dibanding sekolah lain di sekitarnya.