Pixel Code jatimnow.com

Sisihkan Uang Jajan, Bocah Kelas 2 SD di Bangkalan Berkurban Kambing

Editor : Yanuar D   Reporter : Fathor Rahman
Mirza membawa kambing kurban miliknya ke penyembelihan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Mirza membawa kambing kurban miliknya ke penyembelihan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi hebat dilakukan oleh bocah kelas 2 sekolah dasar (SD) bernama Mirza Ukail Arfia (8) asal Dusun Manggisan Kecamatan Burneh, Bangkalan. Ia berkurban seekor kambing hasil uang yang ia tabung selama satu tahun.  

Mirza mengatakan, uang yang ia tabung merupakan uang sakunya. Setiap hari, ia menyisihkan sebanyak Rp5.000 hingga Rp8.000.

"Karena ingin beli kambing sendiri saya nabung. Jadi di sekolah kadang beli jajan kadang tidak karena saya tabung," ujarnya, Senin (17/6/2024).

Ia mengaku tertarik untuk membeli hewan kurban karena kerap menonton sapi dan kambing di halaman masjid saat lebaran. Tak hanya itu, saat libur sekolah ia kerap diajak ke pasar hewan oleh ayahnya. 

"Iya sering lihat kambing makanya ingin beli juga untuk dikurban. Alhamdulillah bisa beli satu," ungkapnya. 

Baca juga:
PKS Jatim Sebar 200 Ribu Paket Daging di Momen Idul Adha 2024

Uang hasil menabung ia kumpulkan di celengan hingga berhasil terkumpul Rp2,3 juta. Ia lalu meminta ayahnya untuk mengantar membeli kambing kurbannya. 

"Iya saya beli diantar ayah. Saya milih sendiri, pilih warga putih hitam," imbuhnya. 

Baca juga:
DPD NasDem Surabaya Bagikan 718 Paket Daging Kurban pada Idul Adha 1445 Hijriyah

Ketua Panitia Kurban Muhamadiyah Burneh, Zainal Arifin mengaku takjub mengetahui hal itu. Apalagi, Mirza mengantarkan sendiri hewan kurbannya ke lapangan penyembelihan yang ada di sekitar rumahnya.

"Alhamdulillah, Mirza ini hebat masih usia 8 tahun tapi sudah memiliki niat untuk berkurban. Itu juga sebagai bukti jika kita berniat, maka bisa tercapai," pungkasnya.

KAI Daop 8 Surabaya Tutup JPL 38 dan 39 Sidoarjo
Peristiwa

KAI Daop 8 Surabaya Tutup JPL 38 dan 39 Sidoarjo

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan penutupan perlintasan ini merupakan langkah untuk mengamankan perjalanan kereta api, pengendara serta masyarakat sekitar.