Pixel Code jatimnow.com

FIFA Jatuhkan Sanksi untuk Persik Kediri Buntut Permasalahan dengan Javier Roca

Editor : Yanuar D  
Potret Javier Roca saat melatih Persik Kediri. (dok. jatimnow.com)
Potret Javier Roca saat melatih Persik Kediri. (dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - FIFA menjatuhkan sanksi berat untuk Persik Kediri, buntut permasalahan finansial dengan pelatih mereka terdahulu, Javier Roca.

Berdasarkan surat yang beredar di media sosial, Federasi Sepak Bola Internasional itu melarang Macan Putih melakukan aktivitas transfer sebelum masalah tersebut diselesaikan.

“Dalam konteks ini, tampak bahwa meskipun telah ada Putusan, Tergugat, PERSIK KEDIRI (Tergugat) masih belum memenuhi kewajiban keuangannya terhadap Bapak Javier Leopoldo Roca Sepulveda (Penggugat),” tulis FIFA dalam suratnya yang ditandatangani Julien Deux, seperti dilihat jatimnow.com, pada Selasa (18/6/2024).

Atas hal tersebut, lanjut FIFA, pihaknya telah memberlakukan larangan pendaftaran pemain baru di tingkat internasional. Selain itu, sesuai dengan putusan tersebut, FIFA juga meminta PSSI memberlakukan sanksi yang sama untuk untuk Persik Kediri. Dalam hal ini belanja pemain lokal.

Baca juga:
Diwarnai Keributan di Akhir Laga, Persik Kediri Taklukkan Persita Tangerang

“Selain itu, dan sesuai dengan putusan tersebut di atas, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (dalam salinan) diminta untuk segera memberlakukan larangan pendaftaran pemain baru di tingkat nasional kepada Tergugat, jika belum dilaksanakan,” tegas FIFA.

Javier Roca menukangi Persik Kediri di Liga 1 musim 2021/2022. Dia datang menggantikan Joko Susilo yang dipecat. Sempat diremehkan karena hanya sebagai pelatih SSB, eks pemain Persija Jakarta itu justru mampu menyelamatkan Macan Putih dari degradasi.

Baca juga:
Persebaya Surabaya Naik ke Papan Atas, Persik Kediri Digeser Tim Promosi

Kemudian, Manajemen Persik Kediri mengumumkan secara resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Javier Roca, pada Sabtu (13/8/2023). Pelatih asal Chile ini gagal mengulang kesuksesannya di musim sebelumnya dan tampil buruk di awal kompetisi Liga 1 2022/2023.