Pixel Code jatimnow.com

Berbekal Senpi dan Kunci T, Maling ini Curi Motor Cuma 5 Detik

Petugas menunjukkan senpi dan tersangka di Mapolres Probolinggo, Rabu (19/9/2018)
Petugas menunjukkan senpi dan tersangka di Mapolres Probolinggo, Rabu (19/9/2018)

jatimnow.com - Setiap melakukan aksinya SD (24) selalu membekali diri dengan senjata api (Senpi) rakitan. Warga Desa Plososaru, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, ini bahkan tak segan untuk menggunakannya jika terdesak saat mencuri motor.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, pihaknya saat ini sudah berhasil mengamankan tersangka. Ia ditangkap setelah melakukan tindak kejahatan dengan mencuri motor milik warga di Kecamatan Tongas, Probolinggo.

"Mereka merupakan maling spesialis motor yang di parkir di depan rumah," katanya, Rabu (19/9/2018).

Tersangka yang sudah diamankan atas nama SD ini, diketahui bertindak sebagai pemantau. Sedangan untuk temannya, SN, menurut SD merupakan eksekutor saat mencuri sepada motor.

"Untuk SN masih dalam proses pengejaran pihak kepolisian. Semoga segera bisa kami amankan," ujar Alfian Nurrizal.

Baca juga:
Pencurian Baut Jalur Rel Kereta Api di Blitar Digagalkan Warga

Dalam kasus ini SD mengaku, dirinya melakukan aksinya di rumah warga yang dinilai sepi pemiliknya.

"Kami bisa mengambil sepeda motor hanya dalam waktu 5 detik, motor sudah bisa dibawa kabur," katanya saat ditanya sejumkah wartawan.

Sedangan berkaitan dengan senpi rakitan tersebut, SD mengakui kalau dirinya mendapatkannya dari seseorang. "Senpi itu tidak bisa digunakan hanya untuk menakut nakuti saja jika sedang mencuri," ungkapnya.

Baca juga:
Terpergok Kamera CCTV, Pelaku Pencuri Kotak Amal di Tulungagung Ditangkap

Dari kasus tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti diantaranya, 1 pucuk senpi laras pendek rakitan, 1 buah mata kunci, 1 buah pegangan kunci T dan 7 buah kunci palsu berbagai macam merk sepeda motor.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam