Pixel Code jatimnow.com

Rutilahu Pemprov Jatim dan Kodam V Brawijaya Sasar Rumah Janda Tua di Jember

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Sugianto
Program Rutilahu Pemprov Jatim mulai pengerjaan di Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Program Rutilahu Pemprov Jatim mulai pengerjaan di Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur kerjasama dengan Kodam V Brawijaya menyasar rumah berlantaikan tanah milik Kamsinah (87), janda tua warga Jember.

Buruh tani itu tinggal di Desa Klompangan, Desa Ajung, Kabupaten Jember. Ia menempati rumah tersebut seorang diri.

"Untuk sasaran Rutilahu rumah tanah pribadi atau tanah sendiri. Diutamakan yang masih tidak plester atau masih tanah lantainya," kata Danposramil Ajung, Peltu M. Subaidi saat dikonfirmasi di lokasi, Rabu (10/7/2024).

Subaidi mengatakan, bantuan Rutilahu itu dari Pemprov Jatim bersama Kodam V Brawijaya, lalu turun ke Kodim 0824 Jember dan dilaksanakan Koramil.

"Untuk di Kecamatan Ajung ada 12 rumah Rutilahu, dengan sasaran masyarakat yang tidak mampu," ungkapnya.

Baca juga:
Putus Sekolah dan Pernikahan Anak di Jember Tinggi, Gus Fawait: Perbaiki Ekonomi

"Kita garap sesuai dengan RAB kita, tampak depan samping kanan dan kiri," sambungnya.

Sedangkan semua rutilahu yang ada di Jember ini ditargetkan harus selasai akhir bulan Juli.
"Tapi untuk Pos Koramil Ajung tanggal 15 Juli sudah 100 persen semua," tegas Subaidi.

Baca juga:
DPD Matra Jember Dikukuhkan, Ketua DPW Jatim: No Baper!

Danposramil berharap, dengan adanya bantuan Rutilahu ini diharapkan penerima manfaat dapat hidup sehat dan layak seperti masyarakat pada umumnya.

"Harapan kami, semoga penerima manfaat ini bisa hidup layak seperti tetangga dan tidak bocor saat hujan, serta layak menempati rumah tersebut," pungkasnya.

SPTP: Arus Peti Kemas Semester 1 Tahun 2024 Tumbuh 6 Persen
Ekonomi

SPTP: Arus Peti Kemas Semester 1 Tahun 2024 Tumbuh 6 Persen

"Peti kemas internasional tumbuh sekitar 5,76 persen jika dibandingkan dengan semester 1 tahun 2023 dan peti kemas domestik tumbuh sekitar 6 persen jika dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya,” jelas Widyaswendra.