Pixel Code jatimnow.com

Maju Lagi di Pilbup Kediri 2024, Mas Dhito - Mbak Dewi Siapkan 17 Program Prioritas

Editor : Yanuar D  
Mas Dhito dan Mbak Dewi saat mendaftar ke KPU Kabupaten Kediri. (Foto: Novi for jatimnow.com
Mas Dhito dan Mbak Dewi saat mendaftar ke KPU Kabupaten Kediri. (Foto: Novi for jatimnow.com

jatimnow.com - Hanindhito Himawan Pramana - Dewi Mariya Ulfa menyiapkan 17 program prioritas dalam pencalonannya kembali sebagai bakal calon bupati dan Wakil Bupati Kediri di Pilkada 2024 ini. Selain program baru, mereka memastikan akan melanjutkan program-programa lama yang mereka nilai sukses.

Sebelumnya, Mas Dhito dan Mbak Dewi, telah mendaftar ke KPU Kabupaten Kediri dengan mengendarai motor vespa. Dikawal ratusan pendukung, ketua parpol pengusung, ibu dan istri Mas Dhito tampak mendampingi pendaftaran di hari pertama itu.

Dalam pencalonan yang kedua ini, pasangan petahana itu mendapat dukungan dari enam parpol pengusung, yakni PDI Perjuangan, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat dan PAN serta 10 partai non parlemen.

"Alhamdulillah, saya dan Mbak Dewi sudah menyerahkan berkas pendaftaran dan sudah diterima," kata Mas Dhito dalam pidatonya saat itu.

Baca juga:
Unggul Versi Hitung Cepat di Pilkada Kediri, Mas Dhito Langsung WA Mas Deny

Lebih lanjut, Mas Dhito menyebut ada 17 program prioritas yang akan dia bawa bersama Mbak Dewi. Harapannya Kabupaten Kediri bisa tetap menjadi episentrum Jawa Timur di masa mendatang.

Selain melanjutkan program yang sudah ada, seperti revitalisasi pasar dan terus meningkatkan infrastruktur, pihaknya juga memiliki tambahan beberapa program baru.

Baca juga:
Hasil Sementara Pilkada Kediri: Mas Dhito - Mbak Dewi Unggul 56,94 Persen

Salah satunya makan bergizi untuk 30 ribu siswa PAUD. Mengingat, bupati dan wakil bupati yang berada di tingkat dua pemerintahan merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah pusat. Sehingga menurut Mas Dhito program Presiden RI terpilih juga akan diimplementasikan di Kabupaten Kediri.

"Prinsip saya dan Mbak Dewi, membuat program itu adalah program yang bisa direalisasikan di masyarakat. Kami tidak mau membohongi, memanipulasi masyarakat hanya untuk kepentingan elektoral," tegas Mas Dhito.