Pixel Code jatimnow.com

Rampas Motor, Komplotan Begal ini Bacok Korbannya

Korban begal saat ditolong petugas di Jalan Kenjeran, Surabaya, Minggu (30/9/2018) dini hari tadi.
Korban begal saat ditolong petugas di Jalan Kenjeran, Surabaya, Minggu (30/9/2018) dini hari tadi.

jatimnow.com - Komplotan begal motor beraksi di Jalan Kenjeran, Surabaya. Tak hanya merampas motor, komplotan ini juga membacok tangan korban hingga luka parah. Korban akhirnya dilarikan ke RS Soewandi untuk mendapat perawatan.

Informasi yang diperoleh jatimnow.com, peristiwa itu terjadi Minggu (30/9/2018) dini hari sekitar pukul 01.30 Wib. Korban diketahui bernama Muhammad Niser (20) warga asli Probolinggo yang tinggal di Keputih, Surabaya.

Korban mengalami luka bacok, patah tulang pada tangan kanan serta lecet pada tangan kiri.

"Benar, tim kami sedang melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut," tutur Kapolsek Kenjeran, Kompol Cipto, Minggu (30/9/2018) siang.

Berdasarkan info itu, peristiwa bermula saat korban mengendarai motor Yamaha Vixion L 2002 AN melaju dari timur ke arah utara berboncengan dengan temannya.

Tiba-tiba ia dipepet 3 motor yang ditumpangi 9 orang. Tanpa banyak kata, satu pelaku menyebetkan senjata tajam (sajam) ke tangan korban. Akibat sabetan itu, korban terjatuh bersama motornya di putar balik Jalan Kenjeran.

Baca juga:
Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Saat itulah, pelaku merampas motor korban dan membawanya kabur. Saking kencangnya melaju, pelaku dikabarkan menabrak pohon, sehingga terjatuh ke jalan. Setelah itu, pelaku dibawa pergi teman lainnya dan motor rampasannya ditinggal.

Peristiwa yang awalnya diduga kecelakaan itu akhirnya membuat sejumlah petugas Satlinmas, PMI dan Polsek Kenjeran datang ke TKP. Setelah mendapat pertolongan pertama di TKP, korban langsung dibawa ke RS Soewandi.

Baca juga:
Kurang dari 24 Jam, Pelaku Penusukan Diringkus Satreskrim Polres Gresik

 

 

Tampil Solid, Persid Jember Kalahkan Persemay Maybrat
Olah Raga

Tampil Solid, Persid Jember Kalahkan Persemay Maybrat

Kemenangan di Stadion JSG ini tidak hanya memperpanjang napas Persid Jember di kompetisi kasta keempat sepak bola Indonesia, tetapi juga menjadi modal motivasi berharga bagi seluruh tim untuk menjaga asa lolos ke fase berikutnya.