Pixel Code jatimnow.com

PWI Lamongan Gelar Pelatihan Jurnalistik, Diikuti 48 Sekolah

Editor : Endang Pergiwati   Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Ratusan pelajar SMP Negeri se- Lamongan saat mengikuti pelatihan jurnalistik PWI Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansan/jatimnow.com)
Ratusan pelajar SMP Negeri se- Lamongan saat mengikuti pelatihan jurnalistik PWI Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansan/jatimnow.com)

jatimnow.com - PWI Kabupaten Lamongan kembali menggelar pelatihan jurnalistik dalam rangka HPN 2025. Kali ini, menyasar pelajar SMP Negeri se-Lamongan.

Bertempat di SMPN 1 Lamongan, pelatihan ini disambut antusias ratusan pelajar. Total 144 pelajar dari 48 sekolah, lengkap dengan guru pembina kesiswaan masing-masing sekolah.

Ketua PWI Lamongan, Kadam Mustoko menyampaikan, selain edukasi melalui materi keilmuan, kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi UU Pers sebagai perangkat hukum pencegahan penyalahgunaan profesi wartawan.

"Kita menangkap berbagai keresahan, dan memang sudah waktunya para guru memiliki wawasan terkait UU Pers supaya nanti tahu bagaimana aturan, tugas dan etika-etika profesi wartawan," kata Kadam Mustoko, Rabu (26/2/2025).

Kadam membeberkan bahwa kegiatan pelatihan jurnalistik bisa terlaksana berkat sinergitas antara PWI dan Dinas Pendidikan Lamongan. Lebih lanjut, Kadam berharap pelajar bisa menyerap materi dan menambah literasi serta menumbuhkan kembali tradisi menulis.

Baca juga:
Kinerja Terminal Teluk Lamong Meningkat dengan Pegawai Operasional Handal

"Era sekarang tradisi menulis mulai ditinggalkan dan kami berharap pelajar bisa kembali menumbuhkan gairah menulis atau sekedar mencatat," ujarnya

Senada, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lamongan Munif Syarif berharap agar kegiatan ini bisa berdampak positif dan melahirkan sebuah karya tulis anak yang menarik.

Baca juga:
Universitas Muhammadiyah Malang Luncurkan Pusdiklat Kebencanaan bidang Kesehatan

"Mudah-mudahan bisa menambah ilmu dan gairan dalam menulis. Kegiatan jurnalistik foto dan reportase adalah bentuk pengembangan literasi. Saya berharap tidak hanya berhenti di sini, saya mohon kita bisa kolaborasi menggelar lomba dalam rangka Hari Pendidikan Nasional," tuturnya.

Materi pelatihan diisi oleh wartawan yang kompeten pada bidangnya masing-masing, di antaranya, Ali Zulfikar yang memberikan materi tentang naskah berita, Sapari Ranuwijaya dan Hari Saktiono mengisi materi video jurnalistik, lalu materi foto diisi Fahrudin Ainun Rahmatillah dan Imron Rosidi.