Pixel Code jatimnow.com

Klarifikasi Polda Jatim Tangani Demo Ricuh Surabaya Pakai Gas Air Mata

Editor : Ni'am Kurniawan  
Penggunaan gas air mata dalam pembubaran demo di Depan Gedung Grahadi (foto: Dini for jatimnow.com)
Penggunaan gas air mata dalam pembubaran demo di Depan Gedung Grahadi (foto: Dini for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto memberi klarifikasi terkait pengamanan massa demo ricuh di Surabaya menggunakan gas air mata.

Nanang mengatakan, langkah itu ditempuh setelah upaya persuasif tidak diindahkan oleh demonstran.

Sebelum gas air mata dilepaskan, aparat terlebih dahulu melakukan imbauan simpatik, barikade, hingga penyemprotan air.

“Proses pengamanan ada SOP-nya. Pertama imbauan, lalu barikade. Begitu kawat pengaman dirusak, kita bertahan. Setelah ada peringatan, tetap tidak mundur, kita semprot air," ujar Nanang, sapaan akrabnya, Jumat (29/8/2025).

"Tapi justru mereka makin beringas, ada pembakaran, perusakan CCTV, hingga pelemparan dengan paving. Bahkan ada motor yang dibakar,” imbuh Nanang.

Baca juga:
Jalan Wonokromo Surabaya Dijaga Ketat, Tambahan Demonstran Dihalau

Nanang menambahkan, aparat sama sekali tidak menggunakan senjata api maupun peluru, baik peluru tajam maupun karet.

“Tidak ada kami menggunakan senjata. Apalagi peluru tajam. Yang kami gunakan hanya gas air mata, supaya massa mundur dan situasi terkendali,” ucapnya.

Baca juga:
Ojol Surabaya Aksi Lilin, Kenang Rekan yang Tewas

Nanang berharap seluruh elemen masyarakat Jawa Timur dapat menjaga kondusivitas dan tidak merusak fasilitas publik yang sejatinya merupakan milik bersama.

“Dari pada dipakai merusak fasilitas umum, lebih baik anggaran digunakan untuk kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. Saya yakin sederek kabeh warga Jawa Timur pasti sayang Jawa Timur. Ayo kita jaga bersama,” ujarnya.