Pixel Code jatimnow.com

Demo Mahasiswa di Polres Jember Pecah

Editor : Ni'am Kurniawan   Reporter : Sugianto
Mahasiswa dan polisi sempat saling dorong (foto: Sugianto/jatimnow.com)
Mahasiswa dan polisi sempat saling dorong (foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mahasiswa Jember yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Jember (AMJ) menggelar demo di Polres Jember, Sabtu (30/8/2025).

Ada 5 poin tuntutan mahasiswa, diantaranya pencopotan Kapolri dan Kapolda Metro Jaya, penindakan hukum transparan bagi pelaku sesuai Pasal 338 RKUHP, pencabutan jabatan delapan oknum yang terlibat, reformasi menyeluruh di tubuh Polri, hingga kecaman terhadap tindakan represif dari aparat.

Aksi mahasiswa ini sempat pecah dan menemui ketegangan. Mereka membakar ban dan membacakan puisi perjuangan di depan pengaman polisi.

"Bakar ban adalah tanda bahwa semangat kami tidak akan padam. Puisi dan teatrikal adalah suara rakyat yang selama ini dibungkam,” kata Perwakilan Aliansi BEM Se-Jember, Alfin Maulana.

Baca juga:
Kronologi Meninggalnya 1 Tahanan Politik di Rutan Medaeng Surabaya

Mereka juga menampilkan teatrikal yang menggambarkan tragedi tewasnya driver Ojol, Affan Kurniawan. 

Alfin mengatakan, aksi mahasiswa ini bukan sekedar menunjukkan rasa emosi. Melainkan juga wujud kepedulian terhadap masa depan bangsa. 

Baca juga:
1 Tahanan Politik Meninggal di Rutan Medaeng Surabaya

"Kami hadir dengan kesadaran penuh bahwa Polri harus direformasi total agar kembali sesuai tugas dan fungsinya. Berikan keadilan untuk Affan! Reformasi Polri sekarang juga,” tegasnya, menambahkan.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam