Pixel Code jatimnow.com

Bupati Jember Kunjungi Situs Purbakala Duplang, Dorong Edu Wisata Generasi Muda

Editor : Yanuar D   Reporter : Sugianto
Gus Fawait saat mengunjungi Situs Purbakala Duplang di Arjasa Jember. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)
Gus Fawait saat mengunjungi Situs Purbakala Duplang di Arjasa Jember. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Jember Muhammad Fawait mengunjungi Situs Purbakala Duplang yang terletak di Desa Kamal Kecamatan Arjasa Jember. Dia mendorong edukasi wisata untuk generasi muda.

"Kita melihat seperti ini, ada potensi edu wisata yang besar di Jember. Harapan kami nanti, terkait potensi edu wisata itu bisa dipetakan oleh Dinas Pariwisata," katanya, Sabtu (30/8/2025).

"Itu bisa disampaikan ke anak-anak kita, untuk mengetahui sejarah dari nusantara, termasuk sejarah di Kabupaten Jember, termasuk wisata yang bernuansa pendidikan," sambungnya.

Bupati Jember mengaku, baru kali ini mengetahui ada situs purbakala Duplang di Jember. Bahkan kemungkinan, masih banyak warga Jember yang tidak mengetahui peninggalan sejarah tersebut. 

"Banyak warga jember yang belum tahu, artinya kedepan perlu pemetaan, mana saja edu wisata yang menarik anak-anak Jember maupun diluar Jember," ungkapnya.

Baca juga:
Parkir Gratis di Jember Berakhir, DPRD Minta Sistem Berlangganan Diterapkan

Dengan adanya situs sejarah purbakala ini, akan berdampak positif bagi warga Jember, karena bisa dijadikan tempat wisata dan juga berdampak secara perekonomian.

"Yang penting itu bisa dipetakan dengan baik, ada yang menjelaskan begitu agar menarik anak-anak di Jember," ujar Gus Fawait.

Sementara, penjaga Situs Purbakala Dupang Arjasa, Abdur Rahim menambahkan, banyak pelajar atau mahasiswa yang mendatanginsitus purbakala tersebut.

Baca juga:
Gus Fawait Segera Normalisasi PMI Jember Sepeninggal Thamrin

Memang, setiap hari dibuka mulai pagi hingga sore hari. Bahkan juga banyak masyarakat yang datang di malam hari.

"Kalau malam orang baca-baca doa, selama tidak menggangu saya perbolehkan. Semua benda cagar budaya ada fungsinya masing-masing," tambahnya.