Pixel Code jatimnow.com

Polsek Tegalsari Surabaya Dibakar, Foto Prabowo Justru Diamankan Massa Aksi

Editor : Ni'am Kurniawan   Reporter : Ali Masduki
Massa aksi menyelamatkan foto Presiden RI Prabowo Subianto, saat Polsek Tegalsari Surabaya dibakar, Minggu (31/8/2025) dini hari. (Foto: Surya for JatimNow.com)
Massa aksi menyelamatkan foto Presiden RI Prabowo Subianto, saat Polsek Tegalsari Surabaya dibakar, Minggu (31/8/2025) dini hari. (Foto: Surya for JatimNow.com)

jatimnow.com - Di tengah malam mencekam, Minggu (31/8/2025), Surabaya kembali menjadi saksi bisu amarah massa. Setelah Gedung Negara Grahadi dilalap api, giliran Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Tegalsari menjadi sasaran amuk.

Namun, di balik kobaran api dan aksi anarkis, ada sebuah cerita kecil yang luput dari perhatian, yakni penyelamatan sebuah foto Presiden RI Prabowo Subianto.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 00.33 WIB itu dengan cepat merambat, melahap sebagian besar bangunan Polsek Tegalsari. Massa yang beringas tak hanya membakar, tapi juga melakukan perusakan dan penjarahan.

Plakat nama polsek dicoret dengan kata-kata kasar, "Polisi Pembunuh," menambah kesan suram di lokasi kejadian.

Di tengah kekacauan itu, seorang saksi mata melihat sekelompok demonstran memasuki ruang kerja Kepala Polsek. Mereka mencari berkas-berkas penting dan barang-barang berharga untuk dibakar. Namun, di dinding ruangan itu, tergantung sebuah foto Prabowo Subianto yang tampak gagah.

"Awalnya saya kira foto itu juga akan jadi sasaran amarah mereka," ujar saksi mata yang enggan disebutkan namanya. "Tapi ternyata, salah seorang dari mereka justru berteriak, 'Jangan bakar! Kita amankan foto ini!'"

Baca juga:
LADAM Buka Hotline Pendampingan Hukum Bagi Massa Aksi yang Ditangkap Polisi

Dengan hati-hati, mereka menurunkan foto tersebut dari dinding. Beberapa orang membersihkan debu dan abu yang menempel. Kemudian, foto itu dibawa keluar dari polsek yang terbakar, seolah-olah menyelamatkan sebuah artefak berharga.

Aksi penyelamatan foto Prabowo di tengah demo ricuh ini tentu menimbulkan pertanyaan. Mengapa di tengah amarah yang membara, mereka justru menyelamatkan gambar seorang tokoh yang notabene adalah bagian dari pemerintahan?

Apakah ini menunjukkan adanya sentimen yang berbeda di antara para demonstran? Atau justru sebuah pesan simbolis yang ingin disampaikan?

Baca juga:
Usai Gedung Grahadi, Demonstran Bakar Polsek Tegalsari Surabaya

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak yang bisa memberikan penjelasan terkait kejadian unik ini.

Namun, satu hal yang pasti, di tengah kobaran api dan aksi anarkis kala demo Surabaya di Polsek Tegalsari, sebuah foto Prabowo berhasil selamat dari amukan massa, menyisakan teka-teki yang menarik untuk dipecahkan.