Pixel Code jatimnow.com

SD dan SMP di Surabaya Terapkan Belajar dari Rumah, Catat Tanggalnya

Editor : Yanuar D   Reporter : Ni'am Kurniawan
Ilustrasi belajar daring. (Foto: Unsplash/Compare Fibre)
Ilustrasi belajar daring. (Foto: Unsplash/Compare Fibre)

jatimnow.com – Seluruh sekolah tingkat SD dan SMP, baik negeri maupun swasta di Kota Surabaya, akan menerapkan kegiatan belajar dari rumah mulai 1 hingga 4 September 2025. Langkah ini diambil menyusul beredarnya informasi mengenai rencana aksi demonstrasi susulan serentak pada tanggal tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menegaskan bahwa kegiatan belajar tidak diliburkan, melainkan dialihkan secara daring. Tujuannya untuk mengantisipasi potensi adanya kejadian yang tidak diinginkan terjadi saat siswa berkegiatan di sekolah.

“Bukan diliburkan, tapi belajar dari rumah. Jadi anak-anak jam efektifnya tetap jalan. Semua SD sampai SMP, negeri maupun swasta, menerapkan belajar dari rumah mulai 1 sampai 4 September,” ujarnya dikonfirmasi, Minggu (31/8/2025).

Yusuf juga meminta peran aktif orang tua dalam memastikan anak tetap mengikuti pembelajaran online dari rumah.

Baca juga:
Beredar Seruan Aksi Bubarkan DPRD Surabaya

“Saya minta tolong orang tua memastikan betul anak-anak ini mengikuti pembelajaran yang digelar secara daring,” pesannya.

Selain itu, Dispendik Surabaya juga memberi perhatian khusus pada kegiatan anak di luar jam sekolah. Menurut Yusuf, siswa yang memiliki kegiatan di luar rumah harus mengantongi izin.

Baca juga:
Breaking News: Gedung Negara Grahadi Surabaya Dibakar Massa

“Jika anaknya ikut kegiatan di luar seperti latihan klub atau lomba, harus ada izin dari klub atau penyelenggara lomba, dan dipastikan juga dengan sekolah. Tujuannya agar jelas bahwa anak memang ada kegiatan dan sekolah mengetahui,” tambahnya.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan keselamatan peserta didik, sekaligus memastikan proses pembelajaran tetap berjalan tanpa hambatan.