Pixel Code jatimnow.com

Bupati Kediri Beri Batas Waktu Pengembalian Barang Jarahan Hingga Besok

Editor : Yanuar D  
Mas Dhito saat ikuti bersih-bersih di Pemkab Kediri. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito saat ikuti bersih-bersih di Pemkab Kediri. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com – Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito, memberikan batas waktu pengembalian barang jarahan akibat kerusuhan 30 Agustus 2025 hingga besok, Sabtu (6/9/2025).

Menurutnya, hingga saat ini masih banyak warga yang secara sukarela mengembalikan barang jarahan ke tempat-tempat yang telah ditentukan. Namun demikian, pemerintah tetap memberikan tenggat waktu terakhir.

“Besok, hari Sabtu, adalah hari terakhir batas pengembalian. Jika tidak dikembalikan, maka siapapun yang terlibat baik provokator, pelaku penjarahan, perusakan, maupun pelempar molotov akan kami proses hukum. Kami sudah berkoordinasi dengan aparat terkait,” tegasnya.

Baca juga:
Strategi Dinkes Kabupaten Kediri Genjot Cakupan Cek Kesehatan Gratis

Mas Dhito juga menuturkan bahwa dari hasil kunjungannya ke kantor bupati, hampir semua peralatan habis dijarah.

“Ini sudah kunjungan kedua saya ke ruangan. Dari seluruh bangunan dan peralatan yang ada, yang tersisa hanya kalender. Kalender saja,” ungkapnya.

Baca juga:
Mas Dhito Pimpin Rakor Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Kediri

Sebelumnya, Pemkab Kediri telah mengimbau masyarakat untuk segera mengembalikan barang jarahan melalui Satpol PP, Balai Desa setempat, atau hotline 0858-1631-0842. Pemerintah menjamin identitas pengembalian akan dirahasiakan.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam