Pixel Code jatimnow.com

Gagal Menang di Kandang Lawan Arema FC, Persebaya Surabaya Pecat Eduardo Perez

Editor : Yanuar D  
Potret Eduardo Perez saat melatih Persebaya Surabaya. (Foto: Persebaya Surabaya/jatimnow.com)
Potret Eduardo Perez saat melatih Persebaya Surabaya. (Foto: Persebaya Surabaya/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gagal menang di Stadion Gelora Bung Tomo, dalam lanjutan Super League 2025/2026 melawan Arema FC, Persebaya Surabaya putuskan pecat Eduardo Perez.

Pemecatan sang pelatih, diumumkan melalui akun Instagram resmi mereka, pada Sabtu (22/11/2025), tepat usai laga yang berakhir dengan skor imbang 1-1 tersebut.

“Persebaya hari ini (22/11) memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Coach Eduardo Perez. Terima kasih atas kerja sama selama enam bulan terakhir,” tulis Persebaya, seperti dilihat jatimnow.com, pada Minggu (23/11/2025).

Persebaya juga menyebut telah menemukan penggantinya dengan kontrak yang lebih panjang. Hal ini akan diumumkan lebih lanjut setelah semua legalitas rampung.

"Perihal pelatih pengganti, Persebaya telah mencapai kesepakatan jangka panjang. Namun, Persebaya akan bersikap profesional menunggu tuntasnya segala urusan legalitas,” tutupnya.

Derby Jawa Timur berlangsung ketat sejak menit awal. Persebaya tampil agresif dan terus menekan pertahanan Arema FC hingga 15 menit jalanya pertandingan. Namun kokohnya lini belakang Singo Edan yang dipimpin sang kapten, Johan Alfarizie, membuat Green Force belum mampu memecah kebuntuan.

Peluang emas pertama hadir di menit ke-24 Milos Raickovic mendapat ruang tembak, tetapi sepakan kerasnya dari luar kotak penalti masih melambung di atas gawang Lucas Frigeri.

Menit ke-31, giliran Gali Freitas yang mengancam. Tendangan bebasnya lurus mengarah ke pojok gawang, namun Lucas kembali melakukan tepisan.

Baca juga:
Bonek Berdzikir: Doakan Kejayaan Persebaya Surabaya dan Kedamaian Negeri

Memasuki babak kedua, Persebaya langsung menggebrak. Pada menit ke-54, Dejan Tumbas mengeksekusi tendangan bebas mengarah ke tiang dekat, namun bola masih melebar tipis dari gawang Lucas Frigeri.

Namun petaka datang sembilan menit kemudian. Di menit ke-63, Arema FC membuka keunggulan melalui gol bunuh diri Dime Dimov yang salah mengantisipasi bola. Tim tamu unggul 0-1.

Dua menit berselang, momentum berubah ketika wasit Rio Permana mengeluarkan kartu kuning kedua untuk Matheus Blade. Arema FC pun harus bermain dengan 10 pemain. Pelatih Eduardo Perez langsung merespons dengan menambah daya serang, memasukkan Rizky Dwi menggantikan Malik Risaldi.

Keputusan itu berbuah hasil. Pada menit ke-73, Bruno Moreira sukses menyamakan kedudukan. Sontekannya ke tiang jauh tak mampu dibendung Lucas, membuat skor berubah menjadi 1-1.

Baca juga:
Line Up Persik Kediri Vs Persebaya Surabaya: Otto dan Yusuf Jadi Starter

Persebaya terus menekan hingga akhir laga. Menit ke-89, kemelut terjadi tepat di depan gawang Arema FC, namun tak ada pemain yang berhasil menyambar bola.

Di sisi lain, Arema hampir mencuri kemenangan. Pada menit 90+3, Ian Puleillo melepaskan sontekan berbahaya di kotak penalti, tetapi bola melintas tipis di samping gawang Ernando Ari.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan tercipta. Persebaya tertahan di peringkat ke-8 klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan meraih 16 poin.