jatimnow.com-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 yang terjadi dini hari tadi, tak terkait aktivitas vulkanik Gunung Semeru. Gempa itu berpusat di luar dengan jarak 126 kilometer barat daya Kota Blitar Jawa Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Karangkates Ma'muri menegaskan, dari kajian BMKG memperhatikan lokasi episenter, dan kedalaman hiposenternya, gempa itu termasuk jenis gempa bumi dangkal, akibat adanya aktivitas sesar aktif di bawah laut.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser atau strike-slip," ujarnya, Senin (24/11/2025).
Menurutnya, analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 9,21° LS ; 111,85° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 126 Km arah Barat Daya Kota Blitar, Jawa Timur pada kedalaman 10 km. Gempa ini dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Baca juga:
Tebing 35 Meter Jalur Wisata Bromo Via Malang Longsor
"Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Kuta dengan skala intensitas II-III MMI, atau getaran dirasakan nyata dalam rumah, dan terasa getaran seakan akan truk berlalu," tuturnya.
Sementara untuk daerah Karangkates, Nganjuk, Blitar, Tulungagung dan Bantul, gempa bumi dapat dirasakan dengan skala intensitas II MMI, atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Baca juga:
Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka, Yai Mim Mengaku Sebagai Pasien RSJ Malang
"Hingga pukul 04.20 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan atau aftershock," pungkasnya.