Pixel Code jatimnow.com

Terminal Kijing Jadi Model CSV Pelindo, Berdayakan Warga dan Tingkatkan Bisnis

Editor : Ali Masduki   Reporter : Ali Masduki
Terminal Kijing menjadi pusat pengembangan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berbasis Creating Shared Value (CSV). (Foto: PTP Nonpetikemas for JatimNow.com)
Terminal Kijing menjadi pusat pengembangan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berbasis Creating Shared Value (CSV). (Foto: PTP Nonpetikemas for JatimNow.com)

jatimnow.com - Terminal Kijing, yang dikelola oleh PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Pontianak, kini menjadi pusat pengembangan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berbasis Creating Shared Value (CSV).

Program tersebut tidak hanya memperkuat operasional pelabuhan, tetapi juga memberdayakan masyarakat melalui pendidikan, inovasi mahasiswa, dan sertifikasi pekerja harian.

Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko PTP Nonpetikemas, Bambang Sakti, menegaskan bahwa program CSV merupakan investasi sosial yang bermanfaat bagi bisnis dan masyarakat.

"Kami bangga bahwa investasi sosial ini membangun relasi, berguna bagi bisnis, sekaligus memberi semangat bagi tenaga kerja harian. Kegiatan TJSL CSV ini juga mengajak kolaborasi masyarakat dan mahasiswa, sehingga dampaknya tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi penguatan SDM dan ekosistem logistik di sekitar Terminal Kijing," ujarnya.

Program EduPort melibatkan 15 mahasiswa dari Universitas Tanjungpura dan Universitas Muhammadiyah Pontianak. Selama satu bulan, mereka mengikuti magang terstruktur, pembelajaran lapangan, dan menyusun gagasan inovasi berbasis kebutuhan operasional pelabuhan.

Lima inovasi terbaik terpilih, dan dua di antaranya Oil Absorb Pad dan Rubber Mat Puzzle ditargetkan mulai diimplementasikan pada akhir 2025.

"Masukan dari mahasiswa dan kampus membuka perspektif baru bagi perusahaan dalam meningkatkan efisiensi, HSSE, dan operational excellence," tambah Bambang Sakti.

Baca juga:
Terminal Kijing Ubah Wajah Ekspor Bauksit dan CPO Nasional

Selain inovasi mahasiswa, PTP Nonpetikemas juga melaksanakan Program Sertifikasi dan Pelatihan Pekerja Harian. Sebanyak 9 tenaga kerja harian mengikuti pelatihan awal dengan sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

General Manager Pelindo Regional 2 Pontianak, yang diwakili oleh Manager Kepatuhan Bisnis, Mustafa, mengapresiasi inisiatif ini.

"Program ini menjadi bukti bagaimana Pelindo Group menjalankan perannya dalam membangun SDM unggul di daerah operasi," katanya. Ia juga menyoroti posisi strategis Terminal Kijing sebagai tulang punggung rantai pasok Indonesia bagian barat.

Baca juga:
Strategi PTP Nonpetikemas Mitigasi Suap dan Amankan Bisnis Pelabuhan

Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Mempawah, Johana Sari Margiani, menilai PTP Nonpetikemas menjadi motivator bagi perusahaan lain.

"Program ini selaras dengan visi Indonesia Emas, membuka akses pembelajaran bagi mahasiswa, serta mendorong percepatan ketersediaan tenaga kerja berkompetensi untuk siap terjun ke industri," ujarnya.

Dengan program CSV ini, PTP Nonpetikemas menargetkan model kolaborasi yang dapat direplikasi di cabang-cabang lainnya untuk memperluas dampak sosial dan memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi masyarakat dan perusahaan.