Pixel Code jatimnow.com

Tahun Depan Disparbud Trenggalek Lakukan Pengembangan Wisata Goa Lowo

Editor : Bramanta  
Kawasan wisata Guo Lowo di Trenggalek. (anggiafer/jatimnow.com)
Kawasan wisata Guo Lowo di Trenggalek. (anggiafer/jatimnow.com)

jatimnow.com-Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Trenggalek akan mengembangkan kawasan wisata Goa Lowo. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan wisatawan serta mempertahankan eksistensi Goa Lowo.

Plt Kepala Disparbud Trenggalek, Edi Santoso mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan Goa Lowo paling sedikit, dibandingkan destinasi wisata lain di Trenggalek. Padahal Goa Lowo merupakan salah satu icon wisata Trenggalek. Berdasarkan data Disparbud Trenggalek, kunjungan wisatawan ke Goa Lowo terus mengalami penurunan selama tiga tahun berturut-turut. Pada tahun 2022 tercatat 13.000 wisatawan, 2023 tercatat ada 10.539 wisatawan dan 2024 turun menjadi 9.168 wisatawan.

"Goa Lowo paling minim kunjungan wisatawan dari pada tempat lain, untuk meningkatkan kunjungan wistawan, kami berencana melakukan pengembangan wisata Goa Lowo pada tahun depan," ujarnya, Selasa (25/11/2025).

Edi menjelaskan, pengembangan destinasi Goa Lowo akan dilakukan secara bertahap. Tahap awal, pengembangan dilakukan di kawasan outdoor Goa Lowo. Proyek ini akan menggandeng pihak ketiga sebagai operator wisata, yakni PT Assalam yang merupakan jejaring mitra dari Jatimpark. Rencananya akan ada penambahan spot cafetaria, wahana permainan dan permainan cahaya yang memadukan antara teknologi dan geopark.

Baca juga:
Ratusan CJH Trenggalek Belum Lolos Istitha'ah

"Pengembangan kawasan indoor Goa Lowo perlu riset dari sisi sains dan geologi. Makanya kami mulai dari kawasan outdoor, harapannya nanti wisata Goa Lowo bisa aktif mulai pagi hingga malam," tuturnya.

Apabila pengembangan wisata Goa Lowo berhasil meningkatkan kunjungan wisatawan, maka Pemkab Trenggalek akan berupaya menjajaki kerjasama dengan Jatimpark pusat, agar mau investasi ke Goa Lowo. Selain Goa Lowo, Disparbud Trenggalek juga berencana melakukan pengembangan wisata di kawasan Pasir Putih Simbaronce, Prigi 360 dan Hotel Prigi. Namun untuk besaran anggaran Disparbud Trenggalek masih belum bisa mengungkapkan.

Baca juga:
Tren Penyakit Gagal Ginjal Naik di Trenggalek, Pasien Termuda Usia 15 Tahun

"Pengembangan ini bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Kami juga akan gencarkan promosi wisata, ada tiga lokus pengembangan wisata di tahun depan. Anggaran masih dinamis," pungkasnya