Pixel Code jatimnow.com

Trenggalek Usulan Kuliner Sego Gegok Menjadi Warisan Budaya Takbenda

Editor : Bramanta  
Foto: Kuliner khas Trenggalek, nasi gegok. (pesona trenggalek/jatimnow.com)
Foto: Kuliner khas Trenggalek, nasi gegok. (pesona trenggalek/jatimnow.com)

jatimnow.com-Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Trenggalek mengusulkan kuliner sego gegok ke Kementerian Kementerian Kebudayaan untuk menjadi Warisan Budaya Takbenda (WBTb) pada tahun 2026.

Kepala Bidang Kebudayaan, Disparbud Trenggalek, Agus Prasmono mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyusun draf pengajuan WBTb untuk kuliner sego gegok ke Kementerian Kebudayaan.

"Beberapa waktu lalu ada kabupaten lain yang mengusulkan sego gegok menjadi WBTB, tapi batal. Tahun depan kami akan mengusulkan sego gegok," ujarnya, Rabu (26/11/2025).

Kabupaten yang batal mengusulkan sego gegok menjadi WBTB disebabkan karena tidak memenuhi syarat. Sedangkan Trenggalek telah memenuhi syarat untuk mengusulkan kuliner sego gegok menjadi WBTB.

"Kuliner sego gegok itu memang asli dari Trenggalek. Dan sudah pasti kami memenuhi syarat untuk mengajukan sego gegok," terangnya.

Baca juga:
Ratusan CJH Trenggalek Belum Lolos Istitha'ah

Agus menjelaskan, ada beberapa syarat yang telah dipenuhi untuk pengajuan WBTB kuliner sego gegok. Yakni, berusia lebih dari 50 tahun, bukti dokumentasi dan pemenuhan kriteria.

"Sampai sekarang kuliner sego gegok Trenggalek masih terjaga kelestarian dan orisinalitasnya. Tercatat sudah empat generasi yang mempertahankan kuliner sego gegok," jelasnya.

Bahkan secara historis Trenggalek memiliki catatan tentang kuliner sego gegok. Dahulu sego gegok menjadi bekal orang Trenggalek yang berladang di hutan.

Baca juga:
Tren Penyakit Gagal Ginjal Naik di Trenggalek, Pasien Termuda Usia 15 Tahun

"Proses pembuatan sego gegok itu lama. Tapi saat dibawa ke hutan menjadi bekal, sego gegok awet dan tahan lama," pungkasnya.