jatimnow.com–Kantor Imigrasi Klas II Non TPI Blitar mulai melakukan perekaman data untuk pembuatan paspor haji. Petugas imigrasi melakukan jemput bola ke sejumlah daerah untuk pembuatan paspor.
Salah satunya di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagug. Sejumlah Calon Jemaah Haji (CJH) antre untuk mendapatkan layanan pembuatan paspor. Layanan ini ditangani langsung oleh petugas Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar untuk mempermudah akses layanan keimigrasian bagi masyarakat.
Kepala Kantor Imigrasi Blitar, Aditya Nursanto mengataakan pada musim haji 2026, Imigrasi Blitar telah memfasilitasi proses pembuatan paspor bagi 927 jamaah calon haji asal Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Blitar. Program ini terlaksana melalui kerja sama dengan sejumlah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang turut membantu mengoordinasikan peserta dan kelengkapan persyaratan.
"Untuk musim haji tahun depan kami sudah memfasilitasi pembuatan paspor haji untuk CJH asal Tulungagung dan Blitar," ujarnya, Rabu (26/11/2025).
Baca juga:
Siswa SMK di Kota Blitar Terima Paket MBG Telur Mentah, Kok Bisa
Aditya menyampaikan pelayanan jemput bola ini bertujuan memberikan layanan yang cepat, mudah, dan efektif sekaligus mengurangi beban jamaah yang umumnya berusia lanjut agar tidak perlu datang ke kantor imigrasi. Proses perekaman biometrik termasuk foto dan sidik jari dilaksanakan langsung di lokasi untuk memastikan seluruh jamaah mendapatkan layanan yang mudah dan aman.
“Pelayanan ini kami hadirkan untuk memastikan jamaah calon haji mendapatkan kemudahan dalam proses administrasi paspor tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Harapan kami, seluruh jamaah dapat mempersiapkan keberangkatan dengan tenang,” tuturnya.
Baca juga:
Salahi Izin Tinggal, Imigrasi Blitar Deportasi 3 WNA Asal Pakistan
Sementara itu berdasarkan data, jumlah CJH pemohon paspor di wilayah hukum imigrasi Blitar total 927 pemohon. Dengan rincian untuk CJH asal Kabupaten Tulungagung sebanyak 593, sementara Kabupaten Bliltar 283 dan terakhir Kota Blitar sebanyak 51 pemohon. Sementara proses pembuatan dimulai sejak 4 Oktober 2025 lalu.