Pixel Code jatimnow.com

1.607 Guru Honorer di Tulungagung Telah Diangkat Menjadi PPPK Paruh Waktu

Editor : Bramanta  
Foto: Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo bersama PGRI. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo bersama PGRI. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menyebut sudah mengangkat sebanyak 1.607 guru honorer sebagai tenaga PPPK Paruh Waktu. Hal ini diungkapkan saat Apel Peringatan HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025 di Kantor PGRI Tulungagung. Pengangkatan guru honorer menjadi PPPK Paruh Waktu ini dinilai merupakan bukti nyata kepedulian Pemkab Tulungagung.

Gatut menerangkan guru yang diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu ini dulu berstatus sebagai honorer.

“Untuk kesejahteraan guru di tahun 2025, kami sudah mengangkat sebanyak 1.607 PPPK Paruh Waktu. Dulu mereka merupakan guru honorer,” ujarnya, Jmat (28/11/2025).

Menurut Gatut, pengangkatan guru honorer sebagai tenaga PPPK Paruh Waktu itu merupakan bukti nyata kepedulian Pemkab Tulungagung.

“Selain kami juga berkomitmen untuk penyediaan fasilitas pendidikan. Kami berkomitmen tidak ada lagi bangunan sekolah tidak layak dan tidak aman dalam proses pembelajaran. Perbaikan gedung sekolah merupakan skala prioritas,” sambungnya.

Baca juga:
BGN Siapkan Sanksi Bagi SPPG yang Belum Kantongi SLHS

Para guru diharapkan fokus dalam pengembangan pendidikan dan menjaga etika profesi guru. Gatut menyampaikan kualitas pembelajaran di Tulungagung masih belum masuk kategori baik dan harus dilakukan evaluasi.

“Rapor dari pemerintah pusat menyebutkan kualitas pembelajaran di Tulungagung masih belum masuk kategori baik. Ini tantangan. Butuh peran guru untuk menyelesaikannya,” paparnya lagi.

Baca juga:
Dinas Pendidikan Tulungagung Segera Lakukan Pengisian Kursi Kepala Sekolah

Sementara itu, Ketua PGRI Tulungagung, Muhadi berharap Pemkab bisa segera mengisi jabatan kepala sekolah yang kosong. Saat ini jumlahnya mencapai 120 kepala sekolah mulai dari TK sampai SMPN.

“Kami juga berharap soal kenaikan pangkat guru. Saat ini ada sejumlah guru yang belum naik pangkat meski sudah enam tahun,” pungkasnya.