Pixel Code jatimnow.com

Pelaku Pencurian Sapi di Sumenep Dibekuk Polisi

Editor : Bramanta  
Foto: Kasihumas Polres Sumenep, AKP Widiarti. (Polres Sumenep/jatimnow.com)
Foto: Kasihumas Polres Sumenep, AKP Widiarti. (Polres Sumenep/jatimnow.com)

jatimnow.com-Satreskrim Polres Sumenep mengungkap kasus tindak pidana pencurian hewan sapi di wilayah Kecamatan Ganding. Dua tersangka berhasil diamankan polisi dalam kasus ini. Mereka adalah SUP dan RUK, warga Desa Daramista, Kecamatan Lenteng.

Kasihumas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengatakan kasus ini bermula dari laporan seorang warga Dusun Mandala Barat, Desa Gadu Barat, yang kehilangan dua ekor sapi miliknya pada 8 Maret 2023 tahun lalu. Berdasarkan hasil penyelidikan, Unit Resmob menangkap seorang tersangka inisisial SUP.

"Dari keterangan SUP, terungkap bahwa aksi pencurian tersebut dilakukan bersama seorang pelaku lain bernama RUK, namun setelah kejadian, tersangka RUK melarikan diri dan keberadaannya tidak diketahui," ujarnya, Rabu (3/12/2025).

Polisi terus melakukan serangkaian penyelidikan mendalam hingga akhirnya mereka mendapatkan informasi mengenai persembunyian tersangka. Pada Sabtu, (29/11/2025) sekitar pukul 19.00 WIB, petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap RUK di wilayah Kabupaten Kediri. Dalam proses pemeriksaan, tersangka mengakui keterlibatannya dan menjelaskan bahwa aksi pencurian dilakukan dengan cara masuk ke kandang, memotong tali pengikat dua ekor sapi, dan membawa hewan tersebut keluar dari kandang.

Baca juga:
Polisi Gerebek Penjualan Arak di Sumenep, Sita Barang Bukti 271 Botol

"RUK kami tangkap saat bersembunyi di wilayah Kediri," tuturnya.

Polisi mengamankan barang bukti berupa dua ekor sapi hasil kejahatan. Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-1, 3, 4, 5 dan ayat (2) junto Pasal 55 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Polres Sumenep terus berkomitmen penuh dalam memberantas kejahatan yang meresahkan masyarakat, termasuk pencurian hewan yang seringkali menjadi keresahan di wilayah pedesaan.

Baca juga:
Anggota DPR RI Beri Guru di Sumenep Motor Baru usai Insiden Pembakaran

"Kami mengimbau masyarakat untuk terus bekerja sama dengan kepolisian dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan,” pungkasnya.