jatimnow.com - Rumah Sakit Kementerian Kesehatan (RS Kemenkes) Surabaya mengukuhkan komitmennya dalam meningkatkan layanan kesehatan nasional dengan meresmikan layanan Positron Emission Tomography (PET) Scan dan Single Photon Emission Computed Tomography (SPECT-CT) terbaru.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan kerjasama dengan Yayasan Kesehatan Telkom (Yakes Telkom), membuka akses lebih luas bagi peserta jaminan kesehatan Yakes Telkom untuk mendapatkan pelayanan di RS Kemenkes Surabaya.
Layanan PET Scan menjadi yang pertama dan satu-satunya di Jawa Timur, menjanjikan deteksi dini yang akurat untuk berbagai kondisi, mulai dari kardiologi, gangguan saraf, hingga kasus keganasan. Teknologi ini memungkinkan staging, restaging, dan pemantauan respons terapi yang lebih personal bagi pasien.
SPECT-CT, di sisi lain, menggabungkan pemeriksaan nuklir SPECT dengan pencitraan anatomi detail CT Scan. Kombinasi ini memberikan visualisasi fungsi organ dan struktur tubuh yang lebih komprehensif, membantu mendeteksi kelainan jantung, tulang, infeksi, tumor, dan mengevaluasi kondisi pasca terapi dengan lebih akurat.
Baca juga:
RS Kemenkes Surabaya Siapkan Layanan Stroke Terintegrasi 24 Jam
Direktur Utama RS Kemenkes Surabaya, dr. Martha M.L Siahaan, SH., MARS., MH.Kes., menyampaikan bahwa kerjasama ini adalah tonggak sejarah penting dalam pengembangan layanan kesehatan berjenjang, khususnya dalam rujukan kedokteran nuklir.
“Dengan adanya layanan ini, masyarakat tidak perlu lagi pergi ke luar kota ataupun ke luar negeri untuk mendapatkan pemeriksaan kedokteran nuklir yang lengkap,” tegas dr. Martha, Rabu (03/12/2025).
Baca juga:
Teknologi Nuklir Kini Tersedia di RS Kemenkes Surabaya, Akses Kanker Lebih Cepat
Kehadiran layanan PET Scan dan SPECT-CT ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas diagnosis secara signifikan di Jawa Timur.
Masyarakat tidak perlu lagi bersusah payah melakukan perjalanan jauh untuk mendapatkan pemeriksaan yang komprehensif. Proses diagnosis yang lebih efisien dan aman akan memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi pasien.