jatimnow.com - Menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, Hiswana Migas Besuki mengurai kondisi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG 3 kilogram terkini. Pihaknya sudah membentuk satuan tugas menjamin ketersedian stok di Jember.
"Persiapan nataru kami sudah membentuk satuan tugas (satgas). Tentu kami menjamin ketersedian stok di Jember khususnya, mencukupi masyarakat," kata Ketua Hiswana Migas Besuki, Ikbal Wilda Fardana, Kamis (4/12/2025).
Dikatakannya, sampai akhir tahun stok BBM masih ada, namun batasan pembelian untuk SPBU sudah diberlakukan di Jember khususnya Bio Solar. "Pertalite belum, apalagi Pertamax," sebutnya.
Sedangkan untuk kondisi LPG 3 kilogram atau subsidi sejauh ini tidak ada keluhan menjelang Nataru, karena kondisi cuaca sangat mempengaruhi permintaan.
"Karena ketika hujan, ini permintaan dari UMKM berkurang. Karena kondisi hujan orang-orang malas keluar, sehingga apa yang dijual UMKM tidak bisa dibeli dan permintaan LPG 3 kilogram tidak begitu tinggi," urainya.
Untuk stok LPG 3 Kilogram di agen tetap stabil dan tetap perhati kebutuhan 70 ribu, namun biasanya menjelang Nataru atau hari-hari besar biasanya ada tambahan dan melihat kondisi tertentu.
Baca juga:
Pertamina Patra Niaga dan BPH Migas Pastikan Kesiapan Energi di Jatim Selama Nataru
"Kemarin sudah ada tambahan atau permohonan penambahan ke pemerintah daerah untuk permohonan penambahan ke pertamina untuk LPG 3 kilogram," bebernya.
"Sekitar 50 persen dari yang ada, termasuk menjelang Nataru. Kita juga melihat kondisi, artinya tidak ada gejolak kita tahan dulu, dan jika ada informasi kekurangan dan sebagainya," lanjut Ikbal.
Pihaknya juga mensosialisasikan ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agat tidak menggunakan LPG non subsidi, serta meminta agen agar tidak melayani pembelian LPG subsidi untuk digunakan di SPPG.
Baca juga:
Foto: Potret Mandiri di Pompa Energi
"Karena setiap tutup atau segel tertera identitas agen. Jika ditemukan SPPG menggunakan LPG 3 kilogram, dan penyuplai siapa, nanti kita akan berikan teguran pada agen," tegasnya.
Kendati demikian, adanya SPPG yang mulai beroperasi ini membuat LPG Non Subsidi permintaan semakin meningkat.
"Dengan adanya SPPG pasar LPG Non Subsidi bisa meningkat. Awalnya kurang permintaan, dan nanti akan tinggi kedepan dengan adanya SPPG ini," tandasnya.