Pixel Code jatimnow.com

SPPG di Tulungagung Berhenti Beroperasi Selama Dua Hari, Ini Penyebabnya

Editor : Bramanta  
Foto: SPPG Waung 2 di Tulungagung hetikan operasional. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: SPPG Waung 2 di Tulungagung hetikan operasional. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Waung 2 di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, mengumumkan berhenti beroperasi sementara. Hal ini dikarenakan dana yang diterima dari Badan Gizi Nasional (BGN) tidak mencukupi untuk kebutuhan operasional. SPPG yang dikelola oleh Yayasan Sugih Slamet Indonesia ini berhenti beroperasi pada hari ini dan besok. Pihak pengelola berharap kiriman dana agar bisa kembali beroperasi di pekan depan.

Kepala SPPG Waung 2, Della Ananda Setyarini mengatakan setiap dua minggu sekali mereka mengirim proposal permohonan dana kepada BGN. Setelah disetujui BGN akan mentransfer uang dana operasional ini. Uang tersebut digunakan untuk operasional SPPG selama dua minggu.

"Polanya seperti itu jadi kami mengajukan terlebih dahulu anggaran untuk operasional SPPG selama dua minggu ke BGN, setelah itu BGN akan mentransfer uang tersebut," ujarnya, Jumat (5/12/2025)

Namun untuk pekan ini ternyata besaran uang yang ditransfer oleh BGN hanya dapat digunakan untuk operasional hingga hari Kamis (4/12/2025) kemarin. Karena itu mereka memutuskan untuk menghentikan operasional selama dua hari.

Baca juga:
BGN Siapkan Sanksi Bagi SPPG yang Belum Kantongi SLHS

"Setelah dihitung akuntan, dananya hanya cukup sampai Hari Kamis. Jumat dan Sabtu diputuskan berhenti,” tuturnya.

SPPG ini diketahui 2 melayani 3.571 penerima manfaat. Terdapat 14 sekolah mulai dari SD, SMP dan MA. Pihak pengelola SPPG Waung 2 juga sudah mengajukan proposal untuk 2 minggu ke depan. Della berharap proposal ini disetujui dan dana operasional bisa ditransfer sebelum awal minggu berikutnya. Dengan demikian SPPG Waung 2 bisa kembali melayani untuk 2 minggu berikutnya.

Baca juga:
Dinas Pendidikan Tulungagung Segera Lakukan Pengisian Kursi Kepala Sekolah

“Harapannya sebelum Senin sudah cair, sehingga Senin itu sudah normal kembali,” pungkasnya.