Pixel Code jatimnow.com

Inflasi di Trenggalek 2,53 Persen, Mas Ipin Gunakan Pendekatan Ekologi

Editor : Bramanta  
Foto: Bupati Trenggalek, Mocahamad Nur Arifin. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Bupati Trenggalek, Mocahamad Nur Arifin. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Inflasi di Kabupaten Trenggalek cenderung stabil dan bahkan berada di bawah rata-rata nasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memaksimalkan potensi dasar ekonomi masyarakat.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengatakan, berdasarkan data angka inflasi di Trenggalek mencapai 2,53 persen. Angka ini berada dibawah inflasi nasional yang mencapai 2,8 persen.

"Inflasi di Trenggalek cenderung stabil. Bahkan berada di bawah rata-rata nasional," ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Rata-rata indikator inflasi di Trenggalek tidak mengalami fluktuasi seperti di daerah lain. Hal ini disebabkan dasar ekonomi masyarakat.

"Sekitar 60 persen tenaga kerja di Trenggalek bekerja disektor pertanian dan peternakan," ucapnya.

Baca juga:
Mas Ipin Kawal Langsung Kinerja BUMD Trenggalek, Direksi Wajib Paparkan Target

Mas Ipin meminta dalam upaya pengendalian laju inflasi, Kabupaten Trenggalek harus melakukan pendekatan ekologi. Artinya meningkatkan pertumbuhan ekonomi Trenggalek dan harus menjaga keseimbangan ekologi.

"Atap ekonomi Trenggalek itu adalah lingkungan hidup. Sedangkan lantainya adalah kebutuhan dasar," terangnya.

Baca juga:
449 Jemaah Haji Trenggalek Tiba di Kampung Halaman, 3 Wafat di Tanah Suci

Disisi lain, Pemkab Trenggalek masih memiliki tugas untuk meningkatkan taraf hidup tenaga kerja di sektor ekonomi dasar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melakukan hilirisasi.

"Kami akan tingkatkan dinamisme ekonomi di Trenggalek dengan hilirisasi. Makanya kami sangat terbuka jika ada orang buat investasi peternakan atau investasi pengelolaan hasil pertanian," pungkasnya.

Status Waspada Angin Kencang di Jatim Makin Meluas, Kepung 5 Daerah
Peristiwa

Status Waspada Angin Kencang di Jatim Makin Meluas, Kepung 5 Daerah

Berdasarkan rilis pembaruan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Juanda yang dipublikasikan pada pukul 08.49 WIB status peringatan dini angin kencang mengancam Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, Sampang, Situbondo, dan Sumenep.