jatimnow.com - Kasus pembuangan bayi yang dilakukan oleh sepasang pelajar SMK di Udanawu, Kabupaten Blitar masih ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Blitar Kota.
Dari hasil pemeriksaan sementara VM (16) yang merupakan ibu bayi melahirkan seorang diri di dalam kamar. Untuk menyamarkan suara tangisan bayi tersebut, VM menyalakan musik dengan suara keras.
Kapolsek Udanawu, AKP Achmat Rochan, mengungkapkan bahwa proses kelahiran yang tragis itu terjadi di kamar VM tanpa bantuan medis atau siapapun. Siswi SMK tersebut nekat melahirkan tanpa bantuan medis karena malu, anak yang dilahirkan itu adalah hasil hubungan di luar nikah.
“VM melahirkan sendiri di kamar pribadinya usai Maghrib. Untuk menutupi suara tangisan bayi, dia sengaja memutar musik keras-keras,” ujarnya, Sabtu (6/12/2025).
Baca juga:
Gaji Tak Cukup, PHL Rumah Sakit di Kota Blitar Nekat Mencuri Emas
Prosesi kelahiran VM tidak diketahui oleh keluarga. Selama ini VM hanya tinggal berdua dengan ayahnya. Sedangkan ibunya bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong. Setelah melahirkan diduga VM menghubungi kekasihnya MAZ. Dengan berboncengan motor mereka mencari lokasi untuk membuang bayi berjenis kelamin perempuan ini.
"Keduanya berboncengan motor, dengan membawa bayi di dalam paper bag. Setelah berkeliling mencari tempat, sampai dengan diletakkan di depan rumah warga di Ringinanom itu," jelasnya.
Baca juga:
Ironis, Pelaku Pembuangan Bayi di Blitar Masih Berstatus Pelajar
VM dan MAZ sendiri diketahui telah lama berpacaran sejak duduk di bangku SMP. Hubungan tersebut berlanjut hingga saat ini. Polisi hingga kini masih melakukan pemeriksaan terhadap pasangan remaja tersebut.
"Kasus saat ini ditangani oleh Unit PPA Polres Blitar Kota, " pungkasnya.
URL : https://jatimnow.com/baca-80996-pasangan-pelajar-smk-di-blitar-buang-bayi-hasil-hubungan-gelap