Pixel Code jatimnow.com

Mahasiswa Terdampak Bencana? Untag Surabaya Siap Bantu! Ini Kebijakannya

Editor : Ali Masduki   Reporter : Ali Masduki
Wakil Rektor I, Harjo Seputro, dan Wakil Rektor Bidang II, Supangat. (Foto: Humas Untag Surabaya/jatimnow.com)
Wakil Rektor I, Harjo Seputro, dan Wakil Rektor Bidang II, Supangat. (Foto: Humas Untag Surabaya/jatimnow.com)

jatimnow.com - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengambil langkah konkret dalam memberikan dukungan kepada mahasiswanya yang terdampak bencana alam dengan menerbitkan kebijakan empati.

Kebijakan tersebut bertujuan untuk memastikan keberlanjutan pendidikan mahasiswa di tengah situasi sulit. Inisiatif ini digagas oleh Wakil Rektor I, Harjo Seputro, dan Wakil Rektor Bidang II, Supangat.

Keduanya menegaskan pentingnya kehadiran perguruan tinggi dalam memberikan solusi bagi mahasiswa yang menghadapi kesulitan.

"Dalam kondisi bencana, prioritas kami adalah memastikan mahasiswa tetap dapat melanjutkan studi. Empati bukan hanya sikap, tetapi harus diwujudkan dalam kebijakan nyata," ujar Supangat dalam keterangan resminya, Sabtu (06/12).

Sebagai wujud nyata dari kebijakan empati ini, Untag Surabaya memberikan dukungan yang komprehensif kepada mahasiswa terdampak bencana.

Dukungan tersebut meliputi kemudahan pembayaran SPP yang disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, serta relaksasi administratif bagi mahasiswa yang membutuhkan penyesuaian terkait perkuliahan.

Baca juga:
Marak Produk Palsu, Mahasiswa Untag Turun Gunung Bedah Hak Konsumen

Selain itu, Untag Surabaya juga menyiagakan layanan konseling untuk memberikan dukungan psikologis, serta berkoordinasi dengan LPPM Untag Surabaya untuk memenuhi kebutuhan logistik mendesak bagi mahasiswa yang membutuhkan

Supangat menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat adaptif dan akan terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa Untag Surabaya merasa didukung. Kampus harus menjadi ruang aman, terutama saat mereka menghadapi tekanan hidup akibat bencana. Kebijakan ini adalah komitmen kami untuk menjaga keberlanjutan pendidikan mereka," tegasnya.

Baca juga:
Mahasiswa Magister Teknik Sipil Untag Surabaya Unjuk Gigi di IPCCE 2025 ITB

Dengan adanya kebijakan ini, Untag Surabaya menunjukkan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga peduli dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswanya.

"Kebijakan ini diharapkan mampu membantu mahasiswa tetap fokus pada pendidikan dan menjalani proses perkuliahan dengan rasa tenang meski tengah menghadapi masa sulit," pungkas Wakil Rektor bidang II Untag Surabaya.