Pixel Code jatimnow.com

Jalani Penilaian Adipura, Satpol PP Tulungagung Sterilkan PKL

Editor : Bramanta  
Foto: Satpol PP Tulungagung saat melakukan upaya strelisasi. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Satpol PP Tulungagung saat melakukan upaya strelisasi. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Ratusan pedagang kaki lima PKL pada sejumlah ruas jalan di Tulungagung menjadi sasaran sterilisasi yang dilakukan oleh petugas Satpol PP Tulungagung. Pasalnya, saat ini Kabupaten Tulungagung tengah menjalani penilaian Adipura, sehingga PKL yang berjualan pada area yang bukan peruntukannya harus disterilkan.

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Tulungagung, Ardian Chandra mengatakan, sejak beberapa hari lalu pihaknya telah melakukan penertiban PKL di wilayah perkotaan Tulungagung. Haldikarenakan mulai awal bulan ini, Kabupaten Tulungagung tengah mengikuti penilaian Adipura dengan sasaran beberapa ruas jalan di wilayah perkotaan.

Sejak saat itu, pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan meminta agar para PKL di sejumlah kawasan itu tidak berjualan di jalan terutama memanfaatkan tempat yang bukan peruntukannya. Setelah itu, pihaknya bahkan sampai saat ini juga masih rutin melakukan patroli untuk memastikan tidak adanya PKL bandel.

"Sudah mulai beberapa hari lalu kami intensifkan atas pelanggaran Perda yakni ruas jalan atau trotoar yang dipakai bukan untuk peruntukannya," ujarnya, Senin (8/12/2025).

Sterilisasi ini menyasar sejumlah ruas jalan utama yang kerap didapati adanya PKL, dimana sebenarnya wilayah tersebut masuk zona larangan untuk berdagang sesuai regulasi. Bahkan sesuai pendataan petugas, total ada sebanyak 200 PKL yang tersebar pada sejumlah ruas jalan tersebut.

Baca juga:
BGN Siapkan Sanksi Bagi SPPG yang Belum Kantongi SLHS

Beberapa ruas jalan tersebut diantaranya seperti pada ruas jalan Pangeran Diponegoro, jalan Ahmad Yani Barat, jalan Ahmad Yani Timur, jalan dr Wahidin Sudiro Husodo dan jalan KH. Hasyim Ashari. Lima ruas jalan tersebut merupakan zona larangan berdagang dan menjadi fokus sterilisasi yang dilakukan petugas.

"Kalau lokasi penilaiannya sebenarnya ada banyak, tetapi DLH Tulungagung yang tahu. Sedangkan ruas jalan utama itu yang menjadi fokus sasaran sterilisasi kami," ungkapnya.

Kendati para PKL harus ditertibkan, Chandra menyebut, jika para PKL itu cukup kondusif dan mendukung upaya Kabupaten Tulungagung yang ingin memenangkan penghargaan Adipura. Bahkan sesuai hasil pantauan, lima ruas jalan tersebut sampai saat ini masih steril dari keberadaan PKL setiap waktu.

Baca juga:
Dinas Pendidikan Tulungagung Segera Lakukan Pengisian Kursi Kepala Sekolah

Menurut Chandra, sterilisasi ini tentunya tidak hanya dilakukan dengan alasan penilaian Adipura saja, melainkan juga sebagai langkah penegakan Perda. Pihaknya menegaskan jika setelah penilaian berakhir, pengawasan terhadap PKL pada ruas jalan tersebut tetap rutin dilakukan untuk menjaga ketertiban umum.

"Pada intinya kami melakukan penegakan Perda sembari adanya penilaian untuk mendapatkan penghargaan Adipura. Setelah ini selesai kami tetap lakukan pemertiban dan melakukan patroli apabila ada PKL lagi," pungkasnya.