Pixel Code jatimnow.com

Kasus Temuan Mayat Bayi di Jember, Polisi Amankan Pelaku

Editor : Bramanta   Reporter : Sugianto
Foto: Ayah biologis bayi inisial M menjalani pemeriksaan (Rusdi/jatimnow.com)
Foto: Ayah biologis bayi inisial M menjalani pemeriksaan (Rusdi/jatimnow.com)

jatimnow.com-Satreskrim Polres Jember mengamankan pelaku pembuangan bayi, yang ditemukan warga Dusun Besuk, Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung. Bayi berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan dalam kondisi sudah mennggal dunia di atas sebuah makam pada Kamis (4/12/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Bayi tersebut diduga baru lahir dan merupakan hasil hubungan di luar nikah.

Kasatreskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma mengatakan polisi yang menerima laporan warga langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku, kurang dari dua jam setelah penemuan mayat bayi tersebut. Mereka adalah LT (17) yang merupakan ibu bayi, M (45) nenek bayi, dan ayah biologis bayi berinisial A (27).

“Kami sudah melakukan pemeriksaan dan mengamankan tiga orang terduga pelaku, yakni ibu bayi, nenek bayi, serta ayah biologis,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).

Usai diamankan, LT langsung dilarikan ke RSD dr. Soebandi Jember untuk mendapatkan penanganan medis karena kondisinya masih lemas. Polisi belum menjelaskan detail kondisi kesehatan remaja tersebut, namun memastikan penanganan medis menjadi prioritas. Sementara itu, jenazah bayi dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.

Baca juga:
Dandim 0824 Jember Bantah Anggotanya Tewas karena Pesta Miras

“Kami masih menunggu hasil autopsi,” imbuhnya.

Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap A yang diketahui merupakan ayah biologis bayi tersebut. Pelaku terancam dijerat dengan Pasal 81 dan Pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak. Selain itu, peran sang nenek, M (45), masih terus didalami penyidik.

Baca juga:
Anggota TNI dan 3 Orang Tewas Usai Pesta Miras di Jember, Lainnya Masih Dirawat

“Kami memeriksa sejauh mana keterlibatan nenek dalam peristiwa ini. Penyelidikan masih berjalan,” pungkasnya.