Pixel Code jatimnow.com

Unggulkan Wisata Edukasi dan Konservasi, Desa di Trenggalek Ini Raih Penghargaan

Editor : Bramanta  
Foto: Penghargaan yang diraih Desa Wonocoyo dalam WIA 2025. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Penghargaan yang diraih Desa Wonocoyo dalam WIA 2025. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Desa Wisata Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek meraih Juara II Desa Wisata Terbaik Berbasis Alam dalam ajang Wonderful Indonesia Awards (WIA) 2025.

Kabid Peningkatan Daya Tarik dan Destinasi Pariwisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Trenggalek, Tony Widiantoro mengatakan, Desa Wisata Wonocoyo telah berhasil melalui penilaian yang cukup ketat dalam WIA 2025. Total ada 2.000 desa wisata yang ikut dalam ajang bergengsi dari Kementerian Pariwisata.

"Total ada 2.000 peserta yang mengikuti seleksi WIA. Setiap desa wisata akan diseleksi dan dikurasi oleh dewan juri," ujarnya, Selasa (9/12/2025).

Dalam proses kurasi pertama diambil 30 besar desa wisata. Selanjutnya, dikurasi kembali untuk menentukan 15 desa wisata terbaik.

"Dalam proses penilaian 15 besar, dewan juri melakukan visitasi untuk melakukan penilaian di lapangan," jelasnya.

Dewan juri kemudian menentukan desa wisata yang layak masuk final dan dibagi menjadi dua kategori. Yakni, ketegori Desa Wisata Berbasis Alam dan Desa Wisata Berbasis Budaya.

"Desa Wisata Wonocoyo berhasil mendapatkan juara II kategori Desa Wisata Berbasis Alam. Ini tentu menjadi kebanggan bagi Trenggalek," jelasnya.

Baca juga:
Ratusan CJH Trenggalek Belum Lolos Istitha'ah

Desa Wisata Woncoyo Trenggalek memiliki keunggalan wisata berbasis edukasi dan konservasi. Mulai dari pantai, gua, air terjun, sungai, pengelolaan sampah hingga konservasi penyu.

"Desa Wisata Wonocoyo sudah memiliki potensi wisata yang mapan. Bahkan proses inisiasi konservasi alam sudah ada sejak lama," tuturnya.

Tony menambahkan, di Desa Wonocoyo juga memiliki sarana dan prasrana menunjang wistawan. Setiap tahun segmentasi kunjungan wisatawan juga mengalami kenaikan.

"Minat dari segmen mahasiswa, peneliti dan studi banding semakin banyak di Desa Wonocoyo," paparnya.

Baca juga:
Tren Penyakit Gagal Ginjal Naik di Trenggalek, Pasien Termuda Usia 15 Tahun

Tahun 2024, Desa Wisata Wonocoyo pernah masuk ketegori 300 dalam Anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Sedangkan tahun 2025, Desa Wisata Wonocoyo berhasil mendapatkan juara di WIA.

"Tahun ini memang fokus dalam pelestarian dan konservasi, maka Desa Wisata Wonocoyo bisa mendapatkan prestasi nasional," pungkasnya.