jatimnow.com-Penyebab kematian Briptu FA (24) anggota Polda Jawa Timur yang ditemukan di pinggir Rel Kereta Api di Lamongan masih misterius.
Sejauh ini, hasil penyelidikan Polres Lamongan hanya sebatas membenarkan bahwa FA merupakan seorang anggota Polda Jatim.
"Terkait temuan jenazah di pinggir rel KA di Kab Lamongan, berdasarkan hasil proses identifikasi dan penyelidikan memang benar yang bersangkutan merupakan anggota Polda Jatim," terang Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, Rabu (10/12/2025).
Ditanya terkait pengumpulan barang bukti dan penelusuran jejak CCTV di lokasi kejadian, Hamzaid hanya bergeming dan menyebut masih dalam penyelidikan.
"Diduga yang bersangkutan mengalami kecelakaan KA. Namun penyebab pasti meninggalnya masih dalam penyelidikan," lanjutnya.
Ditelusuri di lokasi, bekas penemuan mayat Briptu FA diketahui ditemukan banyak serpihan tulang dan daging tercecer di sepanjang rel hingga radius 5 meter.
Baca juga:
Siaga Banjir, Gubernur Khofifah Kunjungi Warga Terdampak di Lamongan
Anehnya fakta yang disampaikan pihak kepolisian berbanding terbalik dengan keterangan KAI yang menyebut tidak ada kecelakaan dan hanya penemuan mayat.
Hal itu disampaikan langsung oleh Meneger Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif bahwa tidak ada kecelakaan kereta saat malam kejadian.
"Memang ada penemuan jenazah di pinggir rel, tapi kata pusat pengendali perjalanan kereta api, tidak ada laporan KA yang habis menemper," katanya.
Baca juga:
Ruas Jalan Plembon - Made Lamongan Diresmikan Bupati Yuhronur Efendi
Diberitakan sebelumnya, sesosok pria ditemukan terkapar dalam kondisi meninggal di dekat Rek Kereta Api KM 187+5 petak jalur Lamongan - Surabayan tepatnya di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan/Kabupaten Lamongan, Senin (8/12/2025) petang.
Belakangan diketahui, korban FA kuat dugaan merupakan anggota Polri berpangkat Brigadir Polisi Satu (Briptu) yang bertugas di Ditpamobvit Polda Jawa Timur.
Lokasi penemuan mayat Briptu FA di Rel KA Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
URL : https://jatimnow.com/baca-81058-penyelidikan-temuan-mayat-polisi-di-rel-ka-lamongan-masih-nihil