jatimnow.com-Kawasan blank spot atau wilayah yang tidak terjangkau sinyal internet di Trenggalek terus berkurang. Saat ini tinggal tiga lokasi di Trenggalek yang masih sulit mendapatkan sinyal internet.
"Tahun lalu ada enam titik kawasan blank spot, dan sekarang sudah berkurang menjadi tiga titik," ujar Kabid Aplikasi Informatika, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Trenggalek, Iwan Kukuh Ariffianto, Kamis (11/12/2025).
Tiga titik kawasan blank spot berada di Dusun Ngondo, Desa Sobo, Kecamatan Munjungan; Dusun Mangkujayan, Desa Botoputih, Kecamatan Bendungan dan Dusun Pingit, Desa Gador, Kecamatan Durenan.
"Sebenarnya kami sudah mengusulkan untuk bantuan pendirian tower kepada Kominfo tahun lalu dan sudah mendapatkan tiga bantuan tower. Jadi tinggal menyisakan tiga lokasi blank spot," terangnya.
Menurut Iwan, tiga lokasi blank spot di Trenggalek memiliki kondisi yang berbeda. Ada wilayah yang tedapat sinyal meski sedikit dan ada wilayah yang sama sekali tidak terdapat sinyal.
Baca juga:
Ratusan CJH Trenggalek Belum Lolos Istitha'ah
"Rata-rata wilayah blank spot berada di pegunungan. Meski beberapa ada sinyal itupun sangat lemah sekali," ucapnya.
Wilayah blank spot juga dipengaruhi oleh jumlah penduduk. Semakin sedikit penduduk, maka secara bisnis tidak menguntungkan bagi provider.
"Untuk mengusulkan bantuan pendirian tower, harus dilakukan survei tentang jumlah penduduk, pekerjaan hingga rata-rata pendapatan masyarakat," paparnya.
Baca juga:
Tren Penyakit Gagal Ginjal Naik di Trenggalek, Pasien Termuda Usia 15 Tahun
Disisi lain, Diskominfo Trenggalek telah mengusulkan tiga Starlink ke Kominfo. Rencananya, tiga unit Starlink akan dipasang di wilayah blank spot.
"Tahun ini kami usulkan bantuan tiga unit Starlink, yang akan ditempatkan di wilayah blank spot, agar dapat membantu warga dalam kebutuhan akses internet," pungkasnya.