Pixel Code jatimnow.com

Dorong Layanan Publik Digital, Trenggalek Luncurkan TGX Portal dan TGX AI

Editor : Bramanta  
Foto: Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Trenggalek, Arif Setiawan. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Trenggalek, Arif Setiawan. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com–Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus mendorong percepatan transformasi digital melalui peluncuran TGX Portal dan TGX AI. Kedua website ini menjadi inovasi baru dalam mempermudah akses layanan publik sekaligus memenuhi indikator penilaian Indeks Pemerintahan Digital (IPD).

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Trenggalek, Arif Setiawan, menjelaskan bahwa TGX Portal merupakan sebuah single sign-on platform yang memudahkan pengguna mengakses berbagai aplikasi pemerintah hanya dengan sekali login.

“TGX Portal dirancang agar masyarakat dan ASN tidak perlu lagi mencari ratusan alamat website layanan digital secara manual. Cukup login satu kali, mereka bisa mengakses seluruh layanan yang terintegrasi,” ujarnya, Minggu (14/12/2025).

Saat ini TGX Portal sedang dalam proses penyelarasan otentikasi dengan sejumlah layanan, seperti Didayalak, Simpadu, Aplikasi Monev Pembangunan Daerah, hingga sistem layanan kesehatan di puskesmas. Meski sudah diluncurkan, integrasinya dilakukan bertahap agar seluruh sistem dapat berjalan optimal.

Selain TGX Portal, Diskominfo Trenggalek juga mengenalkan TGX AI, sebuah aplikasi kecerdasan buatan dengan tema Trenggalek, yang berfungsi layaknya chatbot untuk menjawab pertanyaan dan membantu interaksi layanan publik.

Baca juga:
Ratusan CJH Trenggalek Belum Lolos Istitha'ah

“Secara aplikasi, TGX AI sudah jadi. Namun kami akui infrastrukturnya masih terbatas. GPU dan storage baru dianggarkan tahun 2026, jadi kemampuan AI saat ini memang belum maksimal,” tuturnya.

Website ini menggunakan teknologi Natural Language Processing (NLP) dan machine learning, sehingga mampu mensimulasikan percakapan manusia secara otomatis, meski dengan kapasitas yang masih berkembang.

"Dua aplikasi ini juga menjadi bagian strategi Pemkab Trenggalek dalam memenuhi indikator Tingkat Kematangan Keterpaduan Pelayanan Publik Digital, serta pemanfaatan teknologi baru seperti AI, IoT, dan Digital Reality (DR)," paparnya.

Baca juga:
Tren Penyakit Gagal Ginjal Naik di Trenggalek, Pasien Termuda Usia 15 Tahun

Arif mengakui masih ada beberapa pekerjaan rumah, seperti pemenuhan Big Data dan standar International Organization for Standardization (ISO) Keamanan Informasi. Pemerintah daerah akan terus melakukan penyempurnaan guna meningkatkan kualitas layanan masyarakat.

“Kami menyadari ada banyak kekurangan. Tetapi kami optimis, seiring peningkatan sumber daya dan infrastruktur, Trenggalek akan mampu memenuhi tuntutan transformasi digital yang terus berkembang,” pungkasnya.