Pixel Code jatimnow.com

Operasi Lilin Semeru 2025 di Tulungagung, Ini Fokus Prioritas Pengamanannya

Editor : Bramanta  
Foto: Kapolres Tulungagung, AKBP M Taat Resdi saat meninjau kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Kapolres Tulungagung, AKBP M Taat Resdi saat meninjau kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Ratusan personel gabungan disiagakan dalam pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025 di wilayah Tulungagung. Polres Tulungagung menyiagakan 302 personel gabungan untuk mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Operasi ini akan digelar selama 14 hari.

Kapolres Tulungagung AKBP Mohammad Taat Resdi, mengatakan ratusan personel tersebut berasal dari unsur TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya. Selain itu, seluruh personel Polri, termasuk polsek jajaran, juga dilibatkan dalam operasi pengamanan tersebut.

"Kami telah melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Lilin Semeru 2025 dengan total personel yang disiapkan sebanyak 302 orang," ujarnya, Jumat (19/12/2025).

Terdapat empat sasaran prioritas pengamanan selama Operasi Lilin Semeru 2025. Sasaran pertama yakni kelancaran dan keamanan pelaksanaan ibadah Natal umat Kristiani di seluruh gereja yang ada di Tulungagung. Tercatat sebanyak 106 gereja yang tersebar di 17 kecamatan di Tulungagung akan melaksanakan ibadah Natal. Polisi telah melakukan pendataan jadwal ibadah untuk memastikan pengamanan berjalan optimal.

“Untuk gereja, kami lakukan sterilisasi serta pengamanan sebelum, saat, dan setelah ibadah agar berjalan aman dan lancar,” tuturnya.

Baca juga:
Hasil Uji lab Solar Keluar, Ini Penjelasan Polres Tulungagung dan BPH Migas

Selain itu keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) juga menjadi salah satu prioritas. Pihaknya memprediksi terjadi peningkatan arus kendaraan selama libur Nataru, seiring tingginya mobilitas masyarakat, termasuk arus mudik dan wisata. Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada kawasan wisata, khususnya destinasi wisata pantai selatan Tulungagung yang diperkirakan tetap menjadi tujuan utama wisatawan selama libur akhir tahun.

"Kawasan wisata menjadi perhatian kami agar masyarakat yang berlibur merasa aman dan nyaman," katanya.

Pengawasan ketersediaan pangan dan stabilitas harga bahan pokok tak luput dalam prioritas selama pelaksanaan Operasi Lilin.
Peningkatan konsumsi masyarakat selama Nataru berpotensi memicu kenaikan harga jika tidak diantisipasi sejak dini. Sementara sasaran terakhir mencakup pengamanan kamtibmas lainnya, termasuk antisipasi bencana alam mengingat tingginya curah hujan yang diprediksi terjadi pada Desember 2025 hingga Februari 2026.

Baca juga:
Pelajar Asal Kediri Tewas Usai Alami Kecelakaan di Tulungagung

Sebanyak tiga pos pengamanan dan pelayanan yang berlokasi di Jalur Lintas Selatan (JLS), Pasar Bandung, dan Lembupeteng.

“Pos-pos tersebut disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas, terutama di jalur wisata dan jalur penghubung antar kabupaten,” pungkasnya.