jatimnow.com - BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa mengirim pesan kuat terhadap praktik lancung di lingkungan birokrasi.
Memanfaatkan momentum Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025, instansi ini memasang pagar tinggi terhadap segala bentuk suap dan gratifikasi demi menjamin hak para pekerja tetap utuh tanpa potongan ilegal.
Komitmen ini bukan sekadar seremoni tahunan. Kantor cabang ini mulai mengintegrasikan nilai-nilai kejujuran ke dalam sistem operasional harian untuk memastikan peserta mendapatkan haknya secara transparan.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa, Adventus Edison Souhuwat yang akrab disapa Sony, menyebut integritas sebagai nyawa dari pelayanan publik.
Menurutnya, kepercayaan pekerja Indonesia bergantung pada seberapa bersih proses klaim dan administrasi yang mereka jalani.
"Integritas adalah fondasi paling dasar. Kami menjamin seluruh proses layanan berlangsung akuntabel dan bersih dari praktik penyuapan dalam bentuk apa pun," ujar Sony di Surabaya, Rabu (24/12/2025).
Sebagai langkah konkret, seluruh jajaran pegawai kini wajib menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Sistem ini dirancang untuk menutup celah terjadinya pemerasan maupun pemberian uang pelicin yang kerap menghantui instansi pelayanan.
Baca juga:
Sidoarjo Raih Universal Coverage Jamsostek 2025, Semua Pekerja Kini Punya Payung
Sosialisasi yang digelar pun tidak lagi berkutat pada teori. Para pegawai dibekali pemahaman mengenai kasus-kasus nyata yang sering terjadi di lapangan sebagai bentuk mitigasi risiko sejak dini.
Sony mengingatkan bahwa godaan korupsi bisa muncul dalam berbagai wajah, mulai dari gratifikasi kecil hingga tindakan yang mengarah pada penyalahgunaan wewenang. Melalui SMAP, standar kerja dipaksa harus bersih dan profesional.
"Kami ingin budaya antikorupsi ini mendarah daging. Dengan menjunjung tinggi nilai ini, layanan yang profesional dan terpercaya bukan lagi sekadar slogan, melainkan kenyataan yang dirasakan langsung oleh peserta," tambah Sony.
Baca juga:
Guru PAUD di Surabaya Wafat, BPJamsostek Serahkan Santunan Rp42 Juta ke Keluarga
Puncak peringatan Hakordia 2025 di kantor cabang ini ditandai dengan Deklarasi Komitmen Anti Korupsi. Seluruh personel sepakat menolak tindakan yang bertentangan dengan kode etik organisasi dan merugikan nama baik institusi.
Langkah jemput bola dalam pencegahan korupsi ini selaras dengan tema "Satukan Aksi, Basmi Korupsi". Harapannya, partisipasi aktif pegawai mampu melahirkan pelayanan publik yang lebih berkualitas dan bebas dari beban biaya ilegal.
Bagi masyarakat Surabaya, khususnya para peserta BPJamsostek, penguatan integritas ini merupakan kabar baik. Sebab, jaminan perlindungan sosial yang mereka iur setiap bulan harus kembali seutuhnya ke tangan mereka tanpa hambatan birokrasi yang korup.
URL : https://jatimnow.com/baca-81352-bpjs-ketenagakerjaan-surabaya-sikat-praktik-suap-lewat-sistem-smap