Caleg Gerindra Ahmad Dhani Terancam Dijemput Paksa, Ini Kata Pengacara

Editor: Budi Sugiharto / Reporter: Arry Saputra

Politosi Partai Gerindra Ahmad Dhani /dokumentasi

jatimnow.com - Ahmad Dhani Prasetyo telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus pencemaran nama baik.

Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim)  akan menjemput paksa bila politikus Partai Gerindra itu tetap tidak memenuhi panggilan.

"Sesuai aturan regulasi kalau belum memenuhi panggilan akan dijemput paksa. Tentu saja dengan membawa surat perintah," jelas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera ketika dikonfirmasi, Jumat (19/10/2018).

Barung menambahkan, batas waktu yang ditentukan adalah tujuh hari setelah penetapan tersangka, yaksi Selasa (23/10/2018). Calon legislatif  (caleg) Partai Gerindra DPR RI Dapil I (Surabaya dan Sidoarjo) di ultimatum.

"Kita deadline Selasa 23 Oktober 2018," imbuhnya.

Terpisah, pengacara Ahmad Dhani, Tjetjep M Yasin mengatakan bahwa saat ini Ahmad Dhani tengah disibukkan mengikuti beberapa agenda. Ia pun akan melayangkan surat penundaan pemeriksaan.

"Yang paling pokok Ahmad Dhani taat hukum. Dia sedang persiapan mengikuti agenda Pak Prabowo," ucap Tjetjep saat dihubungi jatimnow.com, Jumat (19/10/2018).

Dalam kasus ini Ahmad Dhani dijerat dengan pasal 27 ayat 3 UU ITE tahun 2016.

 

Sementara, Komunitas Masyarakat Peduli Jawa Timur (KMPJT) menggelar aksi mendukung Polda Jatim yang menetapkan Dhani sebagai tersangka, Jumat (19/10/2018). Mereka menuntut polisi menahan Ahmad Dhani.


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter