Pixel Code jatimnow.com

Marcos Reina Beber Kunci Kemenangan Persik Kediri atas Persis Solo

Editor : Yanuar D  
Ezra Walian melakukan selebrasi usai cetak gol. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)
Ezra Walian melakukan selebrasi usai cetak gol. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, membeberkan kunci kemenangan timnya atas Persis Solo pada laga lanjutan Super League 2025/2026, Sabtu (27/12/2025) sore. Menurutnya, kerja keras pemain selama beberapa pekan terakhir, kontrol permainan, serta penyesuaian taktik menjadi faktor utama di balik kemenangan Macan Putih.

Persik Kediri sukses menutup laga terakhir di tahun 2025 dengan manis. Tim berjuluk Macan Putih itu berhasil meraih tiga poin usai mengalahkan Persis Solo dengan skor 2-1, di Stadion Brawijaya. Gol dicetak oleh Ezra Walian dan Jose Enrique.

Atas kemenangan tersebut, Marcos Reina mengaku sangat puas dengan performa anak asuhnya yang dinilai terus mengalami perkembangan positif dari pekan ke pekan.

“Kami sangat senang dengan kemenangan ini. Kami benar-benar membutuhkannya. Saya sangat senang untuk para pemain karena mereka bekerja dengan sangat baik selama tiga minggu terakhir. Setiap minggu kami berkembang,” ujar Marcos dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.

Pelatih asal Spanyol itu juga menilai keberhasilan Persik Kediri tidak lepas dari mentalitas tim yang mampu menjaga fokus hingga akhir laga, meski sempat mendapat tekanan dari lawan.

“Tentu saja tidak pernah mudah untuk menang. Tapi secara keseluruhan, kami mengontrol permainan hampir sepanjang laga, dan itu membuat saya puas,” katanya.

Selain faktor mental dan kerja keras, Marcos Reina menyebut penyesuaian taktik sebagai salah satu kunci kemenangan Persik Kediri atas Persis Solo. Ia mengungkapkan adanya perubahan pendekatan dibandingkan laga sebelumnya saat menghadapi Persita Tangerang.

Baca juga:
Jelang Derbi Jatim, Ribuan Persik Mania Beri Motivasi Macan Putih di Stadion GDJ Kediri

“Pada pertandingan sebelumnya kami menyerang formasi 4-4-2 secara defensif. Kali ini kami bermain dengan 4-2-3-1, dan itu mengubah cara kami menyerang,” jelasnya.

Marcos juga menyoroti cara timnya meredam kekuatan Persis Solo yang mengandalkan individu di lini tengah, terutama Kastaneer.

“Kami tahu dia pemain yang cepat dan kuat. Tapi dia tidak selalu naik saat menyerang. Jadi kami mencoba menarik pergerakannya dan mencari ruang di tengah, dan itu berhasil,” tambahnya.

Selain aspek taktik, kepercayaan kepada sejumlah pemain yang sebelumnya jarang tampil juga menjadi bagian dari strategi Marcos Reina. Ia menjelaskan alasan menurunkan Firli, Abimanyu, dan Pedro Matos dalam laga tersebut.

Baca juga:
Panpel Persik Kediri Panggil Komunitas Suporter Terkait Kebocoran Tiket

“Firli tampil sangat bagus dalam latihan. Saya menonton ulang pertandingan internal dan melihat kualitasnya. Termasuk juga Pedro, dia menunjukkan kepribadian yang kuat, itulah kenapa dia mendapatkan kesempatan bermain,” ungkapnya.

Sementara itu, Marcos Reina menilai Abimanyu memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh bersama Persik Kediri, meski masih perlu meningkatkan beberapa aspek permainan.

"Dia punya kualitas bagus dengan bola, tapi perlu meningkatkan ritme dan bertahan agar menjadi pemain yang lebih komplet,” ujar Marcos.