Pixel Code jatimnow.com

Wisata Ubalan Kediri Kembali Dibuka, Gratis hingga 1 Januari 2026

Editor : Yanuar D  
Wisata Ubalan Kediri. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Wisata Ubalan Kediri. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Kediri kembali membuka wisata Ubalan yang mati suri pascapandemi Covid-19, pada 31 Desember 2025 mendatang. Pihaknya pun membebaskan biaya tiket masuk untuk masyarakat selama dua hari awal.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, mengatakan bahwa reaktivasi Ubalan dilakukan sebagai langkah penyelamatan aset wisata daerah yang lama tidak beroperasi dan mengalami kerusakan.

"Dari dulu sudah aktif, mati suri karena ada Covid, setelah itu dibiarkan ada, kita tidak melakukan aktivitas di sana, terbengkalai, akhirnya rusak dan lain-lain kita benahi hari ini dan kita reaktivasi dijadikan satu," katanya saat ditemui usai soft opening Museum Sri Aji Joyoboyo pada 25 Desember 2025.

Menurut Mustika, pembenahan yang dilakukan saat ini masih bersifat bertahap. Ia menegaskan bahwa perbaikan lanjutan tetap dibutuhkan demi menyempurnakan kawasan wisata tersebut ke depannya.

"Seperti rumah kalau tidak ada penghuninya pasti akan ada kerusakan ya. Lama-lama rusak, rusak, rusak. Ini kita reaktivasi, kita benahi, sudah kita melakukan proses pembenahan. Jadi, tapi tetap kita perlu pembenahan lanjutan, betul. Menuju kesempurnaan bertingkat," imbuhnya.

Mustika melanjutkan, reaktivasi dilalukan pada  momentum libur panjang akhir tahun yang diprediksi akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

"InsyaAllah tanggal 31 soft opening, ya. Bismillah tadi saya sudah laporan waktu tanggal 31, kita reaktivasi yang bisa karena sudah dulu sudah bukan soft opening. Kalau bilang kita reaktivasi," ujarnya.

Menjelang libur akhir tahun, Mustika menegaskan bahwa pihaknya telah mendapatkan arahan dari Forkopimda untuk memastikan seluruh objek wisata mengedepankan prinsip CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Sustainability).

Baca juga:
Strategi Dinkes Kabupaten Kediri Genjot Cakupan Cek Kesehatan Gratis

“Potensi kunjungan wisatawan luar daerah pasti luar biasa, apalagi libur panjang dan akhir tahun. Karena itu kami diminta memastikan kebersihan, keamanan, dan keberlanjutan tetap terjaga,” tegasnya.

Dibukanya kembali wisata Ubalan juga disambut antusias oleh masyarakat Kediri, di antaranya Nur Syamsiatun, warga Ngasem yang mengaku senang dengan hidupnya kembali wisata yang berlokasi di Dusun Sagi, Desa Jarak, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Ia menilai perubahan sebelum pembukaan ini sudah terlihat bagus dari sebelumnya.

“Iya, senang sekali ya. Harapannya ke depan itu, ya, maunya ya harus terus dilanjut Itu sayang, ya kalau tidak ditutup itu. Eman-eman,” ungkapnya, Senin (29/12/2025).

Ia menilai rehabilitasi kolam renang dan sarana pendukung Wisata Ubalan yang memakan anggaran APBD Tahun 2025 sebesar Rp479.196.800 sudah cukup bagus, hanya saja beberapa penunjuang lainnya perlu dipercantik lagi.

Baca juga:
Mas Dhito Pimpin Rakor Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Kediri

"Sudah, tapi kurang bagus sedikit, apa itu cacat-cacat permainan kan kurang terang itu ya. Semuanya itu sudah bagus, sih. Ya, kebersihannya kurang bersih, Ada pohonnya kan. Kalau cuma nyapu-nyapu saja, ya sudah tidak apa-apa," ujarnya.

Dengan reaktivasi wisata Ubalan ini, Pemerintah Kabupaten Kediri berharap dapat menghidupkan kembali daya tarik wisata daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Pada masa reaktivasi kembali ini pengunjung juga dibebaskan tiket masuk hingga tanggal 1 Januari 2026, pengunjung juga akan dihibur dengan hiburan musik.