Pixel Code jatimnow.com

Unusa Go International, Alumni Sabet Beasiswa Bergengsi Eropa

Editor : Ali Masduki   Reporter : Ali Masduki
Qoimam diapit kedua orang tuanya saat wisuda beberapa waktu lalu. (Foto/Dokumentasi Pribadi)
Qoimam diapit kedua orang tuanya saat wisuda beberapa waktu lalu. (Foto/Dokumentasi Pribadi)

jatimnow.com - Mohammad Qoimam Bilqisthi Zulfikar, alumni Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), membuktikan kualitas pendidikan Indonesia di kancah internasional.

Ia berhasil meraih gelar Magister Kesehatan Masyarakat (European Public Health Master – Europubhealth+) dengan beasiswa bergengsi Erasmus Mundus Excellence Scholarship dari Uni Eropa.

Qoimam menempuh studi di dua negara Eropa: University of Liège, Belgia, dan EHESP French School of Public Health, Prancis. Program ini dikenal dengan ritme akademik intens, lintas negara, budaya, dan disiplin.

"Di Belgia, saya dituntut sangat serius secara akademik," ungkap Qoimam.

Biostatistik menggunakan software R, ujian oral, hingga simulasi perancangan undang-undang kesehatan menjadi tantangan tersendiri.

Di Prancis, Qoimam menjalani magang riset selama 11 bulan bersama Fondation MNH, berfokus pada isu kesehatan tenaga kesehatan. Sistem pembelajaran menggunakan model alternate, kombinasi perkuliahan dan magang profesional berbayar.

Baca juga:
Cegah Korban Bullying, Unusa Kenalkan Radar Sosiometri bagi Guru Surabaya

Bekal ilmu dari FK Unusa membantunya beradaptasi dengan tuntutan akademik internasional. "Fondasi metodologi dan ilmu Kesehatan Masyarakat yang saya dapatkan di Unusa sangat kuat," jelasnya.

Suasana klinis di University of Liège pun mengingatkannya pada RSI Jemursari, rumah sakit pendidikan FK Unusa.

Qoimam berpesan kepada mahasiswa FK Unusa untuk menguasai bahasa Inggris. "Hampir seluruh literatur kedokteran dan jurnal ilmiah internasional menggunakan bahasa Inggris," ujarnya. Kemampuan ini menjadi kunci untuk bersaing di dalam maupun luar negeri.

Baca juga:
Lebih 30 Buku Setahun, Prof Yusak Unusa Raih Author of the Year

Ia juga mendorong mahasiswa untuk aktif berorganisasi dan mengikuti kegiatan di luar kelas. Soft skills seperti kepemimpinan, komunikasi, dan kerja tim sangat penting.

Prestasi Qoimam menjadi bukti bahwa lulusan FK Unusa mampu berkiprah di tingkat global, sekaligus menegaskan komitmen FK Unusa dalam mencetak dokter yang unggul secara akademik, profesional, dan berdaya saing internasional.