Pixel Code jatimnow.com

TPS Luncurkan MSA, Mekanik Lebih Cepat dengan Bantuan AI

Editor : Ni'am Kurniawan   Reporter : Ali Masduki
Salah satu pengunjung melakukan vote dengan menempelkan stiker tanda jempol kepada MSA menandai bahwa pengunjung menyukai inovasi MSA yang dibuat oleh TPS. (Foto: Humas TPS/jatimnow.com)
Salah satu pengunjung melakukan vote dengan menempelkan stiker tanda jempol kepada MSA menandai bahwa pengunjung menyukai inovasi MSA yang dibuat oleh TPS. (Foto: Humas TPS/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memperkenalkan Mechanic Smart Assistant (MSA), sebuah inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menjanjikan efisiensi signifikan dalam perawatan alat berat.

Platform ini dirancang untuk mempercepat diagnosis fault code dan event code pada peralatan seperti Rubber Tyred Gantry (RTG) dan Container Crane (CC), yang selama ini menjadi tantangan utama dalam operasional terminal. Dampaknya, potensi kerugian akibat downtime alat dapat ditekan secara signifikan.

Sebelumnya, mekanik membutuhkan waktu hingga satu jam untuk menelusuri arti kode gangguan melalui manual atau database terpisah.

MSA memangkas waktu ini menjadi hanya beberapa menit, membebaskan sumber daya untuk tugas-tugas lain dan memastikan kelancaran operasional terminal.

Inovasi ini bukan hanya tentang efisiensi, tetapi juga tentang modernisasi budaya kerja di lingkungan Pelindo Group.

Leader Shift Group D RTG TPS, Sukarsono, merasakan langsung manfaat MSA. "Dulu mekanik sering kesulitan mencari arti kode gangguan. MSA mempermudah proses itu menjadi jauh lebih cepat," ujarnya.

Baca juga:
Cara Unik Terminal Petikemas Surabaya Tanamkan Minat Baca Sejak Dini

MSA juga berperan penting dalam mempercepat proses pembelajaran bagi mekanik, terutama generasi muda yang lebih familiar dengan teknologi digital.

Sistem yang sebelumnya membutuhkan waktu enam bulan untuk dikuasai, kini dapat dipelajari dalam waktu kurang dari tiga bulan.

Plh. Sekretaris Perusahaan TPS, Adhi Kresna Novianto, menegaskan bahwa MSA adalah langkah strategis dalam transformasi digital perusahaan.

Baca juga:
Arus Peti Kemas TPS Surabaya Tembus 1,5 Juta TEUs Sepanjang 2025

"MSA tidak hanya menjawab kebutuhan teknis di lapangan, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen TPS untuk mengembangkan budaya kerja yang lebih modern, adaptif dan berbasis teknologi," jelasnya.

MSA merupakan hasil kolaborasi antara mekanik dan tenaga ahli IT TPS, dan telah masuk dalam jajaran The Best Six inovasi di lingkungan Subholding Pelindo Terminal Petikemas.

TPS optimis bahwa MSA dapat direplikasi di unit Pelindo Group lainnya, serta menjadi model pengembangan teknologi yang mendukung produktivitas dan keselamatan kerja.