Pixel Code jatimnow.com

Pohon Trembesi Berukuran Besar Ambruk Timpa Rumah di Tulungagung

Editor : Bramanta  
Foto: Petugas BPBD dan warga bergotong royong evakuasi pohon yang ambruk ke rumah. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Petugas BPBD dan warga bergotong royong evakuasi pohon yang ambruk ke rumah. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Sebuah rumah milik warga di Dusun Cluwok, Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung rusak tertimpa pohon berukuran raksasa. Pohon trembesi setinggi 15 meter dengan diameter mencapai 60 cm ini ambruk menimpa rumah milik Winaryo. Angin kencang yang terjadi kemarin sore menyebabkan ambruknya pohon yang ada di belakang rumah korban. Petugas BPBD dibantu warga setempat bergotong royong mengevakuasi pohon yang menimpa rumah tersebut.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung, Teguh Abianto mengatakan peristiwa angin kencang ini terjadi kemarin sore. Hujan deras disertai angin kencang terjadi di wilayah tersebut. Hempasan angin kencang menyebabkan pohon trembesi di belakang rumah korban ambruk. Akibatnya bagian belakang rumah mengalami kerusakan.

"Pohon ambruk dan menimpa bagian belakang rumah, yang rusak bagian dapur dan bagian tengah rumah," ujarnya, Kamis (29/1/2026)

Pihak BPBS kemudian melakukan assessment di lokasi kejadian. Proses evakuasi tidak bisa segera dilakukan karena kondisi malam dan masih hujan. Petugas BPBD dibantu dengan warga sekitar kemudian bergotong royong mengevakuasi pohon besar ini. Mereka memotong pohon menjadi beberapa bagian untuk memudahkan evakuasi.

Baca juga:
Aktivitas Pondok Ramadan Siswa SLB B di Tulungagung, Mengaji Al-Quran Braille

"Proses evakuasi berjalan lancar, petugas dibantu warga berusaha memindahkan pohon yang ambruk ini," tuturnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. BPBD memastikan tingkat kerusakan yang dialami korban masuk kategori sedang. Pihaknya masih melakukan assessment untuk memberikan bantuan terhadap korban.

Baca juga:
Gagal Cek Rekening, Ratusan Penerima BPNT Datangi Dinsos Tulungagung

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, satu kepala keluarga dengan total lima jiwa terdampak," pungkasnya.