jatimnow.com - Memasuki usia satu abad, Nahdlatul Ulama (NU) tancap gas menyiapkan generasi mudanya agar tidak gagap teknologi.
Melalui kolaborasi bersama XLSMART, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar AI Bootcamp secara daring yang menyasar ratusan kader muda alias GenZNU dari berbagai pelosok daerah.
Langkah strategis ini bertujuan memangkas jarak antara pemuda pesantren dengan kemajuan teknologi kecerdasan buatan.
Para peserta tidak hanya diajak mengenal teori, tetapi langsung mempraktikkan pengolahan data, pembuatan konten digital, hingga otomasi pekerjaan kreatif menggunakan berbagai perangkat AI terbaru.
Regional Group Head XLSMART East Region, Dodik Ariyanto, menuturkan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam memeratakan literasi teknologi. Menurutnya, pemanfaatan AI sudah menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan produktivitas bangsa.
"Kami ingin GenZNU mengambil peran sebagai kreator dan inovator, bukan sekadar penonton saat teknologi berkembang pesat. AI merupakan alat strategis yang mampu membuka pintu ekonomi baru sekaligus memperkuat daya saing anak muda di kancah nasional," kata Dodik di Surabaya, Rabu (28/1).
Dodik menggambarkan betapa besarnya efisiensi yang didapat jika anak muda NU mahir mengoperasikan perangkat cerdas ini.
Baca juga:
Program Bunda Pintar XLSMART Rampung, Ibu Jadi Garda Digital Keluarga
Proses yang sebelumnya rumit, seperti produksi video atau desain konten, kini bisa rampung jauh lebih cepat sehingga mereka bisa fokus pada pengembangan ide-ide yang lebih luas.
Sementara itu, PWNU Jawa Timur memandang sinergi ini sebagai bagian dari peta jalan transformasi digital organisasi. Memasuki usia 100 tahun, NU merasa perlu memastikan setiap kadernya memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan.
Wakil Sekretaris PWNU Jawa Timur, Prof. Dr. HM. Noor Harisudin, menjelaskan bahwa penguasaan teknologi menjadi syarat mutlak bagi kader dalam menghadapi tantangan zaman.
"AI Bootcamp ini adalah langkah nyata agar generasi penerus kami siap bertarung di era digital dengan kemampuan yang mumpuni," ujarnya.
Baca juga:
AXIS Latih Siswa SMAN 12 Surabaya Kuasai Teknologi AI Kreatif
Sebagai bukti hasil pembelajaran, para peserta ditantang menciptakan karya video dan poster bertajuk "NU di Masa Depan" menggunakan tools AI yang telah dipelajari. Karya-karya orisinal tersebut kemudian diunggah ke media sosial sebagai bentuk syiar digital.
Antusiasme peserta akan diuji melalui seleksi ketat untuk memilih delapan talenta terbaik. Mereka yang terpilih bakal melaju ke babak Grand Final yang rencananya berlangsung di Kampung Cokelat, Kota Blitar, pada 5 Februari 2026 mendatang.
Melalui program ini, XLSMART dan NU optimistis mampu melahirkan talenta digital yang tidak hanya mampu bersaing di tingkat lokal, tetapi juga memiliki mentalitas global dalam menggerakkan ekosistem teknologi Indonesia.