Pixel Code jatimnow.com

Banjir Surut, Lumpur Tutup Akses Jalan di Tulungagung

Editor : Bramanta  
Foto: Petugas membersihkan lumpur dengan alat berat. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Petugas membersihkan lumpur dengan alat berat. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Intensitas hujan tinggi menyebabkan banjir bercampur lumpur terjadi di beberapa titik wilayah Kabupaten Tulungagung. Usai banjir surut, meterial lumpur masih tertinggal dan menutup akses jalan di Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung. Petugas BPBD setempat dibantu warga sekitar bergotong royong membersihkan material lumpur yang menutup akses jalan. Dengan mengenakan alat berat mereka menyingkirkan lumpur dan menyemprot jalan dengan air.

Kalaksa BPBD Tulungagung, Sudarmaji mengatakan banjir terjadi di 3 kecamatan yakni Kalidawir, Tangunggunung dan Besuki. Wilayah paling parah terdampak banjir ini berada di Desa Besole, Kecamatan Besuki. Air banjir bercampur lumpur menggenangi akses jalan dan masuk ke dalam rumah warga. Beberapa fasilitas pelayanan seperti balai desa, pukesmas dan sekolah juga ikut terendam.

"Airnya sudah surut ini tinggal lumpur yang menutup akses jalan," ujarnya, Sabtu (31/1/2026).

Lumpur yang menutup akses jalan ini mencapai ketebalan 15 cm. Pengendara harus berhati-hati saat melewatinya. Tak sedikit pengendara motor yang jatuh karena melewati lumpur yang sangat licin. Dengan mengenakan alat berat, petugas BPBD dan warga kemudian membersihkan lumpur tersebut. Dibantu dengan petugas Damkar, mereka kemudian menyemprot jalan dengan air.

"Setelah lumpur kita bersihkan baru kita semprot jalan dengan air hingga bersih," ungkapnya.

Baca juga:
Aktivitas Pondok Ramadan Siswa SLB B di Tulungagung, Mengaji Al-Quran Braille

Lokasi ini merupakan langganan terjadi banjir bercampur lumpur. Adanya aktivitas penambangan batu marmer diduga menjadi penyebabnya. Lumpur berasal dari area tamban marmer yang sudah gundul. Banjir ini juga menyebabkan aspal terkelupas. Banjir ini merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.

"Jalan yang tertutup lumpur mencapai sekitar 500 meter, proses pembersihan masih berlangsung," pungkasnya.

 

Baca juga:
Gagal Cek Rekening, Ratusan Penerima BPNT Datangi Dinsos Tulungagung