jatimnow.com - Menghadapi ritme ibadah Ramadan yang padat, kecukupan nutrisi menjadi kunci agar fisik tetap prima.
Menjawab tantangan ini, Anlene mendistribusikan 10.000 paket Anlene Habbatussauda sebagai langkah nyata mendukung kesehatan tulang, sendi, otot, sekaligus daya tahan tubuh masyarakat Indonesia.
Inisiatif tersebut diluncurkan melalui kolaborasi strategis dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur dalam gelaran NUCONOMICS Festival 2026 di Kampung Coklat, Blitar.
Aksi berbagi nutrisi ini sekaligus menjadi kado bagi peringatan Harlah 100 Tahun Nahdlatul Ulama yang fokus pada penguatan layanan kesehatan sosial.
Kandungan Habbatussauda dalam varian terbaru ini dipadukan dengan kalsium, vitamin D3, kolagen, serta zink.
Perpaduan ini dirancang khusus untuk menjaga kepadatan tulang sekaligus membentengi sistem imun selama berpuasa.
Presiden Direktur Fonterra Brands Manufacturing Indonesia, Yauwanan Wigneswaran, menjelaskan bahwa aktivitas fisik selama Ramadan justru meningkat, mulai dari menyiapkan sahur hingga salat tarawih yang panjang.
"Kami ingin memastikan masyarakat tetap tangguh secara fisik. Tahun ini, Anlene berinisiatif berbagi nutrisi untuk membantu kesiapan fisik melalui distribusi 10.000 paket produk di berbagai wilayah, termasuk Jawa Timur," ujar Yauwanan melalui siaran pers, Jumat (13/2/2026).
Baca juga:
Waspada! Konsumsi Gorengan saat Puasa Bisa Gagalkan Kerja Obat, Ini Kata Ahli
Langkah Anlene mendapat apresiasi penuh dari tokoh agama. Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, Dr. KH. Noor Shodiq Askandar, menilai program ini selaras dengan pilar keempat NU, yakni peningkatan kualitas hidup dan layanan sosial bagi umat.
"Kami menyambut baik sinergi ini. Nutrisi yang tepat membantu warga kami tetap aktif dan produktif menjalankan rangkaian ibadah tanpa kendala fisik," kata pria yang akrab disapa Gus Shodiq tersebut.
Ketua Umum Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI), Dr. dr. Tirza Z. Tamin, mengingatkan bahwa kesiapan Ramadan bukan hanya soal spiritual.
Dr. Tirza membagikan empat pilar gaya hidup sehat untuk menjaga kebugaran selama bulan puasa.
Baca juga:
Melihat Aktivitas Ibadah Warga Binaan Lapas Malang di Bulan Ramadan
Langkah pertama dimulai dari pemenuhan nutrisi seimbang, di mana asupan kalsium dan protein wajib terpenuhi saat sahur maupun berbuka guna menjaga struktur tubuh.
Hal ini harus dibarengi dengan manajemen hidrasi yang tepat melalui konsumsi minimal delapan gelas air putih setiap hari untuk mencegah dehidrasi.
Kecukupan asupan tersebut kemudian perlu ditunjang dengan aktivitas fisik yang konsisten, yakni bergerak minimal 150 menit per minggu dengan intensitas sedang agar otot tetap terlatih.
Sebagai pelengkap, pengaturan waktu tidur berkualitas selama tujuh hingga delapan jam sehari menjadi kunci pemulihan stamina yang krusial bagi orang dewasa di tengah padatnya agenda ibadah.