jatimnow.com - Mengelola ekosistem IT hybrid yang rumit sering kali membuat tim teknis terjebak dalam tumpukan data dan alarm gangguan yang tidak berujung.
Menjawab tantangan tersebut, ManageEngine resmi menyuntikkan teknologi kecerdasan buatan (AI) teranyar ke dalam platform pemantauan digital mereka, Site24x7.
Langkah ini menandai pergeseran besar dalam operasional IT, dari sekadar mendeteksi adanya gangguan menjadi memahami penyebab dasar (root cause) dan mengeksekusi perbaikan secara otomatis.
Dengan kemampuan ini, perusahaan tidak lagi harus membuang waktu berjam-jam untuk mencari sumber masalah di tengah ribuan sinyal peringatan yang muncul setiap detik.
"Sistem TI saat ini sangat kompleks. Saat terjadi gangguan, tim sering kali kebanjiran notifikasi yang justru mengaburkan masalah inti," ujar Srinivasa Raghavan, Director of Product Management ManageEngine.
Menurut Raghavan, Site24x7 hadir untuk menembus "kebisingan" data tersebut. Teknologi ini mampu menghubungkan titik-titik masalah dari lapisan aplikasi hingga jaringan, sehingga tim IT bisa langsung melihat dampak dan penyebabnya tanpa perlu menebak-nebak.
Manfaat nyata dari integrasi AI ini dirasakan oleh Synechron, perusahaan layanan IT global. Pravir Kumar Sinha, pimpinan TI di Synechron, mengungkapkan bahwa teknologi AIOps dari Site24x7 mampu menyaring hingga 90% notifikasi yang tidak relevan.
Baca juga:
Kisah 3 Mahasiswa Surabaya Terpilih Jadi Google Student Ambassador Pertama
"Menangani gangguan di lingkungan hybrid bisa menjadi mimpi buruk. Dengan fitur ini, kami menemukan sumber masalah jauh lebih cepat dan mempercepat pemulihan layanan. Pengalaman digital pelanggan pun menjadi lebih andal," kata Sinha.
Keunggulan Site24x7 berbasis AI ini bertumpu pada empat pilar utama yang saling terintegrasi. Pertama, platform ini menghadirkan analisis akar masalah cerdas yang mampu mendeteksi potensi downtime sejak dini dengan memetakan keterkaitan antar layanan secara menyeluruh.
Kemampuan deteksi tersebut kemudian diperkuat oleh kehadiran AI Agents yang terukur, di mana perusahaan dapat menyusun asisten virtual untuk menjalankan tugas spesifik, mulai dari memberikan rekomendasi solusi hingga melakukan analisis teknis mendalam sesuai aturan internal.
Di sisi lain, kecanggihan tersebut tetap mengutamakan keamanan melalui sistem kendali data yang ketat. Lewat integrasi sistem MCP, setiap penggunaan AI dipastikan tetap berada dalam koridor keamanan perusahaan dengan seluruh akses data yang dapat diaudit sepenuhnya.
Baca juga:
Gak Perlu Jemur di Jalan Lagi, Mahasiswa Surabaya Ciptakan Alat Pengering Padi
Sebagai penyempurna, Site24x7 menawarkan otomatisasi perbaikan yang terstruktur melalui integrasi dengan platform workflow Qntrl dari Zoho. Sinergi ini memastikan bahwa setiap tindakan perbaikan otomatis tidak hanya berjalan cepat, tetapi juga tetap akuntabel berkat proses persetujuan dan pencatatan yang rapi.
Inovasi ini menjadi sinyal kuat bahwa masa depan operasional IT akan bergerak menuju kemandirian sistem (autonomous operations). Bagi para pemimpin teknologi, kehadiran lapisan pengendali AI ini memberikan rasa aman untuk mengadopsi otomatisasi tanpa mengorbankan standar keamanan perusahaan.
Fitur-fitur AIOps terbaru ini sudah dapat dinikmati oleh seluruh pengguna Site24x7 pada paket langganan Professional dan Enterprise.